BerandaHits
Minggu, 2 Des 2017 00:39

Ketika Ngurah Rai Ditutup, Bali Kehilangan Devisa Rp 250 Miliar/Hari

Sejumlah warga negara asing mencari informasi di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, di Denpasar, Bali, Senin (27/11/2017).(ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)

Dalam sehari penutupan Bandara I Gusti Ngurah Rai, diprediksi Bali kehilangan devisa Rp 250 miliar. Bandara itu ditutup Senin (27/11/2017) dan baru dibuka kembali Rabu (29/11/2017).

Inibar.id – Bali yang menjadikan pariwisata sebagai sektor penghasil devisa terbesar terdampak akibat erupsi berkepanjangan dari Gunung Agung. Tak tanggung-tanggung, seperti dilansir dari Kompas.com (30/11/2017), Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebut sektor pariwisata Bali kehilangan devisa mencapai Rp 250 miliar per hari. Hal itu merupakan dampak dari penutupan Bandara Ngurah Rai.

Arief mengatakan, jumlah tersebut berdasarkan perhitungan wisatawan mancanegara yang masuk per hari melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai, dikali jumlah rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara dan kurs nilai tukar dolar Amerika Serikat ke rupiah.

Baca juga:
Efek Erupsi Gunung Agung bagi Pariwisata Bali
Saat Badai Cempaka "Layu", Badai Dahlia "Bersemi"

"Assesment kerugian? Per hari saja ya. Itu paling gampang per hari (hitungnya). Nanti tinggal (kali berapa hari). Per hari itu Bali wismannya (yang masuk) 15.000 orang. Kalau kita konversi ke devisa itu 250 miliar. Itu yang hilang (devisa) untuk Bali," kata Arief saat ditemui di sela-sela kunjungan kerja di Pelabuhan Balohan, Kota Sabang, Aceh, Kamis (30/11/2017).

Arief menyebut perkiraan rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara sekali berwisata ke Bali yaitu 1.200 dolar Amerika Serikat. Bila dihitung secara keseluruhan dengan kurs nilai tukar dollar Amerika Serikat ke rupiah yaitu Rp 13.500 akan menghasilkan total sekitar Rp 250 miliar.

"Itu hampir 250 miliar, saya bulatkan. Kenapa? karena 15.000 (wisman) itu sudah bergeser sebenarnya. 15.000 wisman itu angka aman (ke Bali per hari)," ujarnya.

Baca juga:
Siklon Dahlia hingga 3 Desember
Kenapa Badai Dinamai Bunga dan Buah?

Perlu diketahui, erupsi Gunung Agung pekan lalu menyebabkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ditutup beberapa hari. Secara resmi Bandara I Gusti Ngurah Rai ditutup sejak Senin (27/11/2017) pukul 07.00 Wita. Bandara dibuka kembali Rabu (29/11/2017) pukul 15.00 Wita, dari rencana semula akan dibuka pada Selasa.

Perpanjangan penutupan Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk 24 jam sampai Rabu (29/11) dilakukan karena mempertimbangkan ruang udara bandara yang masih tsebelumnyaertutup oleh sebaran abu vulkanik Gunung Agung sesuai dengan plotting Volcanic Ash Advisory Centre. (EBC/SA)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: