BerandaHits
Rabu, 26 Jan 2021 19:00

Keistimewaan Buah Ara, Disebut Dalam Alkitab dan Taurat, Menjadi Nama Surat di Alquran

Keistimewaan buah ara yang banyak disebut di kitab suci agama-agama samawi. (Pixabay/Thomas Hoang)

Di agama-agama samawi seperti Kristen, Yahudi, dan Islam, buah tin, disebut juga fig atau ara, menjadi salah satu buah yang cukup mendapatkan 'posisi' di kitab suci mereka. Apa keistimewaan buah ara?

Inibaru.id – Pohon ara menjadi pohon ketiga yang disebutkan dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Disebutkan, Adam dan Hawa menutupi tubuh mereka dengan pohon ini saat diturunkan ke bumi.

Setali tiga uang, pohon yang juga disebut tin itu bahkan menjadi salah satu nama surat di Alquran, kitab suci orang Islam. Dalam surat bernama At-Tin tersebut, buah ara dianggap sebagai salah satu buah yang kaya akan manfaat.

Orang Inggris menyebut ara sebagai fig, sedangkan masyarakat Prancis menamainya figue, yang diambil dari nama Latin Ficus carica L. Buah yang berasal dari Asia Barat itu dikenal di Indonesia dengan nama ara atau tin, yang terpengaruh dari bahasa Arab. Apakah yang membuat buah ara begitu istimewa?

Buah Tin bisa ditemukan di negara-negara Mediterania. (Flickr/ Forest and Kim Starr)

Konon, buah ara sudah tumbuh di bumi sejak lama. Peneliti memperkirakan pohon ini sudah ada sejak zaman Neolitikum atau sekitar 5000 SM. Pohonnya juga dikenal sangat tangguh karena bisa bertahan di lingkungan yang kering atau bebatuan, dengan ketinggian beragam mulai dataran rendah hingga tinggi.

Dari segi bentuk, pohon ara tampak unik karena bunga dari pohon berbatang lunak ini nggak tumbuh di cabang pohon, melainkan di dalam buah. Jadi, kalau memakan buah ara, artinya kamu sedang memakan bunga dan bijinya yang padat.

Buah dan biji ara terasa renyah dan nggak keras saat dimakan. Aman dimakan, kok! Rasa buahnya juga manis, dengan tekstur yang cukup empuk. Buah ara bisa dimakan langsung atau menjadi bahan makanan yang dicampur dengan masakan tertentu.

Negara-negara di sepanjang Laut Mediterania adalah habitat utama dari buah ini. Maka, jangan heran kalau kamu menemukan masakan berbahan buah ara. Negara-negara yang kerap menjadikan buah ini sebagai campuran makanan adalah Spanyol, Prancis, Italia, Yunani, dan Turki.

Masakan dengan bahan dasar buah ara. (Pixabay/RitaE)

Selain Eropa, buah ara juga sering ditemukan di negara-negara Afrika Utara seperti Maroko, Aljazair, dan Tunisia. Namun, penghasil buah ara paling banyak di dunia adalah Turki, Yunani, serta AS. Nggak hanya buah segar, ara juga dikeringkan sebelum dijual.

Buah ara dipercaya dapat menunda penuaan dan mencegah Alzheimer. Selain itu, buah ini juga disebut mampu mengatasi infeksi pernapasan dan insomnia. Namun, lantaran mengandung cukup banyak gula, sebaiknya kamu nggak terlalu banyak mengonsumsinya, apalagi kalau punya riwayat diabetes.

Itulah keistimewaan buah ara! Pantas saja buah ini disebut dalam Alkitab dan Taurat dan jadi surat di Alquran. Kamu berminat menanamnya di rumah nggak, Millens?(Seh/IB09/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: