BerandaHits
Minggu, 30 Mar 2019 14:47

Kapan Tol Solo-Yogya dan Bawen-Yogya Dibangun?

Jalan Tol Bawen. (Tandaseru)

Kementerian PUPR mengaku akan mulai mengajukan PPJT untuk membangun Jalan Tol Solo-Yogya dan Bawen-Yogya. Kapan proyeknya bisa dimulai?

Inibaru.id – Rumor tentang pembangunan Jalan Tol Bawen-Yogyakarta dan Solo-Yogyakarta rupanya bukan isapan jempol belaka. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengaku akan segera mengajukan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) proyek kedua jalan tol tersebut.

Kompas.com, Sabtu (30/3/2019) menulis, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto telah menemui Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X untuk membahas hal ini.

“Kami akan mengajukan PPJT dulu. Kalau disetujui akan dilanjutkan menjadi Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) dan penetapan lokasi,” ungkap Sugiyartanto.

Setelah proses-proses tersebut, Pemprov DIY yang menerbitkan penentuan lokasi akan segera melakukan proses pembebasan lahan. Proses terakhir inilah yang berpengaruh besar pada durasi pengerjaan jalan tol.

“Kalau proses pembebasan lahan cepat, konstruksinya juga makin cepat. Kuncinya di situ,” lanjut Sugiyartono.

Jalan tol yang akan menghubungkan Provinsi Jawa Tengah dan DIY ini ditargetkan paling lambat dibangun pada 2022. Bahkan, Ditjen Bina Marga ingin jaringan jalan tol ini diperluas hingga Cilacap. Hanya saja, jaringan jalan tol ini harus dibangun secara bersamaan, bukannya secara bertahap layaknya jalan tol pada umumnya.

“Kalau jaringan jalan kan nggak bisa dibangun putus-putus. Jaringannya harus satu pemikiran. Baru setelahnya bisa dibangun secara bertahap sesuai kebutuhan dan materiil yang ada di lapangan,” kata Sugiyartanto.

Keberadaan jalan tol ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian Jawa Tengah dan DIY. Sebelum ini, Sri Sultan Hamengku Buwono X juga telah meminta akses jalan tol yang masuk ke wilayah Yogyakarta.

“DIY punya potensi ekonomi lebih besar karena sudah dikenal sebagai kota wisata dan kota pendidikan. Di sekitarnya juga ada Borobudur, Prambanan, Imogiri, dan banyak pantai. Kalau aksesnya dibangun akan bagus bagi ekonomi,” pungkas Sugiyartanto.

Millens setuju nggak sih kalau ada jalan tol yang bisa mencapai Yogyakarta? (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: