BerandaHits
Senin, 23 Jul 2023 17:00

Kala Franz Ferdinand Jalan-Jalan di Garut

Franz Ferdinand saat berada di Tanah Pasundan. (Kompasiana/Getty Images/rbth)

Isu Adolf Hitler meninggal di Garut memang masih belum bisa diyakini kebenarannya. Kalau Franz Ferdinand, beneran pernah main ke Garut, lo. Seperti apa ya kisahnya?

Inibaru.id – Nama Franz Ferdinand pasti akrab di telinga kamu. Selain populer jadi nama grup band dengan genre musik alternatif, Franz Ferdinand juga sering disebut dalam buku sejarah. Tapi, kamu tahu nggak kalau yang bersangkutan pernah mampir ke Indonesia dan bahkan jalan-jalan di Garut?

Franz Ferdinand dari Austria adalah pewaris tahta dari Kerajaan Austria-Hungaria kelahiran 18 Desember 1863. Dia meninggal pada 28 Juni 1914 karena dibunuh di Sarajevo. Kematiannya jadi pemicu pecahnya Perang Dunia I (1914-1918).

Banyak yang nggak tahu jika belasan tahun sebelum kematiannya yang menggemparkan dunia, Franz Ferdinand sempat mampir ke Nusantara. Dia bahkan mampir ke Papandayan dan Garut! Kalau yang ini beneran ke Garut ya, bukan seperti desas-desus Adolf Hitler yang masih belum jelas kebenarannya.

Karena kedatangan salah satu tokoh paling berpengaruh di Eropa, tentu saja kabar Franz Ferdinand dibahas oleh media-media lokal Hindia Belanda pada masa itu. Salah satu yang memberitakannya adalah koran Het Vaderland yang terbit pada 12 Mei 1893.

Pagi ini sangat ramai di Tandjong Priok, ketika archduke Franz Ferdinand tiba di sana dan berkendara ke Weltvreden (kini Gambir) pada setengah sepuluh dengan kereta Gubernur Jenderal (Hindia Belanda),” tulis koran tersebut.

Saat itu, Franz Ferdinand dan sejumlah pangeran lain dalam rombongannya memang sedang keliling dunia. Nah, saat berada di Nusantara, dia nggak hanya mampir ke pusat kota Batavia. Dia sempat berburu buaya di Muara Baru dan menikmati sejuknya Buitenzorg (Bogor).

Kematian Franz Ferdinand jadi pemicu Perang Dunia I. (Wikipedia/Österreichische Nationalbibliothek, Bildarchiv Austria, Inventarnr. LSCH 0029-C)

Dia kemudian menggunakan kereta untuk menikmati wilayah-wilayah lain di Jawa Barat.

Rabu pergi ke Garut; di perjalanan ada jeda di Bandung. Kamis, perjalanan dilakukan ke Papandayan, Jumat ke Danau Bagendit. Sore hari Archduke akan pergi ke Cianjur dan pada hari Sabtu berburu rusa,” lanjut laporan Het Vaderland.

Franz Ferdinand disebut-sebut tiba di Stasiun Garut pada pukul 5 sore. Dia kemudian menempatkan barang-barangnya di Hotel Von Horck. Pada malam hari, dia dan rombongan dijamu oleh Bupati Garut RAA Wiratanudatar di Pendopo Garut dan menonton gelaran wayang kulit.

Esoknya, dengan kereta kuda, Franz Ferdinand jalan-jalan ke Gunung Papandayan dan berburu babi hutan. Biar nggak kesulitan, kabarnya babi hutan yang diburu sang pangeran sudah disiapkan oleh Bupati Garut.

“Babi hutannya sudah ditangkap atas perintah Dalem Garut dan kemudian disiapkan jadi buruan Franz Ferdinand,” cerita sejarawan Warjita sebagaimana dikutip dari Detik, Minggu (15/6/2023).

Nggak disangka ya, Millens, Franz Ferdinand, salah satu tokoh yang paling terkenal di dunia dan jadi bagian sejarah kelam dari Perang Dunia I faktanya memang benar-benar pernah main ke Garut! (Arie Widodo/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: