BerandaHits
Minggu, 12 Mei 2018 09:16

Lintasan Rel Belum Rampung, Kereta Bandara Solo Express Jadi Kereta Reguler

Kereta Solo Express. (Merdeka.com)

Kereta khusus Bandara Adi Soemarmo, Kereta Solo Express (Solex) sementara akan dioperasikan dengan rute tujuan Solo-Yogyakarta-Kutoarjo. Hal tersebut dilakukan lantaran lintasan rel kereta api menuju Bandara Adi Soemarmo belum rampung.

Inibaru.id – Setelah Jakarta, kini Solo memiliki kereta khusus bandara yang bernama Kereta Solo Express (Solex). Kereta tersebut rencananya bakal dioperasikan dari Stasiun Solobalapan menuju Bandara Adi Soemarmo, Solo. Namun, pengerjaan rel kereta api belum rampung sehingga PT Kereta Api Indonesia (KAI) menggunakan Kereta Solo Express (Solex) untuk melayani perjalanan reguler dengan rute tujuan Solo-Yogyakarta-Kutoarjo.

“Kereta buatan PT INKA itu sudah dikirim ke Solobalapan. Nah, daripada idle (menganggur) selama trek belum selesai, kita manfaatkan untuk jalur Solo-Kutoarjo," kata Manajer Hubungan Masyarakat PT KAI Daerah Operasi VI Yogyakarta Eko Budiyanto, seperti ditulis Viva.co.id, Jumat (11/5/2018).

Menurut Eko, rencana awal kereta itu dioperasikan pada Jumat (11/5) kemarin. Namun, rencana itu diundur karena Menteri Perhubungan, Direktur Utama PT KAI, dan Wali Kota Solo sedang sibuk sehingga menunggu waktu yang tepat untuk peluncurannya.

"Mohon maaf atas penundaan pengoperasian KA Solex, ternyata sedianya Pak Menhub, Pak Dirut dan Pak Wali Kota Solo belum bisa meresmikan karena waktunya sangat repot sekali," ujarnya.

Dengan kebijakan tersebut, KA Solex dapat menjadi pilihan alternatif bagi para penumpang KA Prameks yang nggak kebagian tiket, mengingat setiap hari permintaan tiket kereta jurusan Solo-Yogyakarta-Kutoarjo itu cukup tinggi. Bahkan, saking membludaknya penumpang KA Prameks, PT KAI sampai memanfaatkan kereta terusan yang melintasi jalur tujuan itu.

"Kapasitas angkut KA Prameks setiap hari mencapai 16 ribu orang. Biasanya yang tidak kebagian tiket menggunakan kereta terusan seperti KA Lodaya, KA Kahuripan, dan lainnya. Jadi nanti jika KA Solex beroperasi, diharapkan masyarakat yang kehabisan tiket Prameks bisa naik kereta itu," terang Eko.

Kendati begitu, tarif tiket KA Solex tentu lebih mahal daripada KA Prameks, yakni Rp 8000 per tiket. Ini karena tiket KA Solex tidak disubsidi pemerintah dan langsung menjadi tanggungan PT KAI. Selain itu, KA Solex adalah kereta baru yang mewah dan merupakan kereta khusus bandara yang tentunya lebih eksklusif dibanding kereta biasa.

Sebagai informasi, satu trainset Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) ini terdiri atas empat gerbong. Di dalamnya terdapat 393 tempat duduk yang nyaman dan dilengkapi dengan dua layar televisi serta toilet di setiap gerbongnya.

Wah, enak nih, Millens. Bagi kamu yang pengin ke Yogyakarta dengan menumpang kereta dari Solo, KA Solex cocok buatmu. Eits, tapi siapkan juga ya dana lebih karena harga tiketnya lumayan mahal. He-he. (IB07/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: