BerandaHits
Senin, 6 Nov 2022 19:00

Jenis Pisau yang Wajib Ada di Dapurmu

Pisau koki yang juga disebut classic knife merupakan pisau yang umum kita jumpai. Simply Recipes)

Pisau banyak jenisnya. Masing-masing mempunyai fungsi agar kegiatan memasak lebih mudah dan efektif. Apa saja pisau yang harus kamu punya?

Inibaru.id - Senang rasanya jika saat ingin memasak, segala peralatan dan bahan-bahan sudah tersedia di dapur. Tapi, kadang kita sering dihadapkan pada alat-alat dapur yang nggak bisa diajak kooperatif. Salah satu alat penting untuk memasak tapi sering nggak maksimal saat digunakan adalah pisau.

Pisau yang merupakan “senjata”nya para koki ini pastilah jadi senjata kita juga saat ingin mengolah bahan makanan di dapur. Namun, permasalahannya kadang pisau kita terasa tumpul, ukurannya kurang besar, dan berbagai keluhan lainnya. Itu karena biasanya kita hanya menggunakan satu pisau saja saat memasak.

Idealnya pisau untuk mengolah bahan-bahan makanan nggak cuma satu. lo. Di dunia "perdapuran", ada beragam jenis pisau yang mempunyai fungsi berbeda-beda. Ukuran dan bentuknya pun nggak seragam.

Tapi, kita yang bukan seorang chef nggak harus punya segala jenis pisau itu. Agar proses memasak di rumah lancar, senggaknya ada empat jenis pisau ini.

Pisau Koki (Knife Chef)

Ini adalah jenis pisau yang wajib ada di dapurmu. Seperti namanya, ini merupakan pisau yang biasanya selalu dipegang oleh koki pada saat memasak karena multiguna. Dibilang multiguna karena dengan pisau ini kamu bisa mengiris, mencincang, dan memotong dalam ukuran besar. Selain itu, pisau yang juga disebut classic knife ini bisa digunakan untuk mencacah tulang, daging, dan ikan.

Umumnya, panjang pisau ini sekitar 15-30 cm. Memiliki permukaan yang luas dan lebar di bagian bawah, pisau ini cenderung lebih berat ketimbang jenis pisau lainnya.

Pisau Roti (Knife Bread)

Bentuk pisau roti sangat khas, yaitu panjang dan bergerigi di bagian mata pisaunya. (Serious Eat)

Jika umumnya bagian bawah pisau berbentuk datar, pisau roti berbentuk gerigi. Ini adalah pisau yang digunakan untuk memotong roti dan kue. Bentuk gerigi pada bilah pisaunya menjaga agar potongan roti atau kue tetap rapi dan nggak mudah hancur saat proses pemotongan.

Oia, saat menggunakan pisau yang ukurannya berkisar 12,5-30 cm ini, hindari menekan pisau saat memotong agar roti nggak gepeng ya, Millens! Cukup kamu iris dengan tenaga yang nggak terlalu kuat.

Pisau ini nggak setajam pisau dapur lainnya. Jadi, nggak disarankan digunakan untuk memotong bahan makanan yang bertekstur keras. Boleh digunakan untuk mengiris, asalkan teksturnya empuk, misalnya untuk buah yang sudah dikupas seperti nanas, melon, semangka , dan tomat utuh.

Pisau Daging

Selain digunakan untuk memotong daging matang, <i>slicing knife</i> juga cocok digunakan untuk menguliti ikan dan daging. (Pixnio)

Pisau jenis ini digunakan untuk mengiris daging matang. Biasanya jenis pisau ini ada di meja makan, bersebelahan dengan garpu yang digunakan untuk memotong makanan.

Pemotong yang disebut juga dengan slicing knife ini memiliki panjang sekitar 20-25 cm. Bentuknya seperti pisau koki tapi lapisan pisaunya lebih tipis dan ukurannya lebih kecil. Karena ukuran dan bentuknya yang tipis, pisau ini cocok digunakan untuk mengiris bawang, tomat, timun atau mengupas buah. Selain itu, karena fleksibel, pisau ini bisa banget untuk menguliti ikan dan daging.

 Pisau Pengupas

Pisau pengupas termasuk pisau berukuran kecil yang selain untuk mengupas kulit bawang dan rempah, juga digunakan untuk membuat aneka macam bentuk hiasan makanan. (Joseph De Leo)

Disebut juga dengan paring knife, pisau ini digunakan untuk memotong dan mengupas berbagai sayuran dan buah. Pisau ini juga bisa digunakan untuk mengikis lemak pada daging. Memiliki panjang sekitar 5-10 cm, pisau ini mempunyai ujung runcing.

Itulah jenis pisau yang paling nggak harus ada di dapurmu. Pisau-pisau itu bisa membuat acara memasakmu kian mudah dan efektif. Selamat memasak! (Kom/IB20/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: