BerandaHits
Selasa, 6 Apr 2026 12:01

Janji SPPG Dapur MBG Lempongsari Rombak Total usai Viral saat Disidak BGN

SPPG Lempongsari berupaya merombak total usai adanya temuan BGN. (Istimewa)

Hasil inspeksi BGN sebelumnya menemukan sejumlah persoalan mendasar dari keterbatasan ruang, hingga standar kebersihan yang dinilai belum memenuhi ketentuan.

Inibaru.id — Dapur MBG Lempongsari di Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang yang berada di bawah kepengelolaan Yayasan Annajah Insan Cendekia kini tengah menjalani perbaikan menyeluruh. Hal ini dilakukan setelah sempat menjadi sorotan publik saat diinspeksi Badan Gizi Nasional (BGN).

Pengelola Yayasan Annajah Insan Cendekia, Ardian Atim menyampaikan bahwa aktivitas dapur untuk sementara dihentikan guna memberi ruang pembenahan, baik dari sisi fasilitas maupun sistem kerja.

“Operasional memang kami hentikan sementara supaya pembenahan bisa maksimal, sekalian kami evaluasi semuanya,” ujar Ardian saat ditemui di Lempongsari pada awal April 2026 lalu.

Dia menjelaskan, hasil inspeksi sebelumnya menemukan sejumlah persoalan mendasar. Mulai dari keterbatasan ruang, alur kerja yang belum tertata rapi, hingga standar kebersihan yang dinilai belum memenuhi ketentuan.

Kondisi fisik dapur saat itu juga menjadi perhatian. Beberapa bagian seperti dinding dan atap terlihat kotor serta berjamur. Lantai yang basah hingga proses pemorsian makanan di area balkon turut menjadi catatan evaluasi. Selain itu, relawan juga belum sepenuhnya menggunakan alat pelindung diri.

Menindaklanjuti temuan tersebut, operasional pun dihentikan sejak pertengahan Maret 2026. Nah, momentum libur Lebaran dimanfaatkan untuk melakukan renovasi besar-besaran. Ardian menuturkan, sebagai mitra, pihaknya fokus pada penyediaan dan perbaikan sarana prasarana.

“Dari sisi mitra, kami bertanggung jawab di fasilitas bangunan dan peralatan. Semua catatan kemarin langsung kami tindak lanjuti, kami renovasi dan benahi,” jelasnya.

Salah satu perubahan signifikan dilakukan pada ruang produksi yang sebelumnya terasa panas. Kini, sistem ventilasi diperbaiki dengan penambahan exhaust agar sirkulasi udara lebih baik.

“Dulu, ruang pengolahan cukup panas, sekarang sudah kami tambahkan exhaust supaya aliran udara lebih optimal,” katanya.

Penataan juga dilakukan pada ruang loker relawan, termasuk pemisahan fasilitas untuk pria dan wanita serta pengaturan alur sterilisasi sebelum masuk ke area produksi.

Permasalahan rembesan air yang sebelumnya terjadi di lantai juga telah diatasi. Menurut Ardian, kondisi tersebut dipengaruhi oleh struktur bangunan yang merupakan bekas kafe dengan saluran air di bawahnya.

“Dapur ini dulunya bekas kafe, ada saluran air di bawah bangunan. Sekarang sudah kami tutup dan perbaiki, jadi tidak ada rembes lagi,” ungkapnya.

Selain itu, bagian plafon, dinding, hingga titik-titik yang sebelumnya berjamur telah direnovasi dan dicat ulang agar sesuai dengan standar kebersihan dapur.

Pembenahan tidak hanya menyasar aspek fisik. Setelah renovasi selesai, seluruh relawan akan mengikuti pelatihan ulang untuk memperkuat standar operasional.

“Nanti semua relawan akan kami training ulang, termasuk soal penggunaan APD dan alur kerja di dapur supaya lebih tertib,” tegasnya.

Ardian menambahkan, perbaikan dilakukan sebagai evaluasi menyeluruh, tidak hanya berdasarkan hasil sidak, tetapi juga pembenahan internal.

“Mumpung operasional dihentikan, sekalian kami benahi semaksimal mungkin. Target kami minggu ini sudah selesai,” ujarnya.

Sedikit informasi, Dapur SPPG Lempongsari mulai beroperasi sejak Agustus 2025. Yayasan Annajah Insan Cendekia juga mengelola sejumlah dapur lain di Jawa Tengah, antara lain di Jepara dan Kabupaten Semarang.

Ke depan, pengelola berharap dapur tersebut tidak sekadar kembali berjalan, tetapi juga berkembang menjadi dapur percontohan.

“Kami ingin dapur ini jadi dapur unggulan. Kalau masih ada kekurangan, kami siap menerima arahan agar ke depan bisa lebih baik,” pungkasnya. (Murjangkung/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengapa Kebo Bule Selalu Hadir dalam Kirab Malam 1 Suro? Begini Sejarah dan Maknanya

21 Jun 2026

Melihat yang Luput: Dari Kudus, Festival Film Anak Bangsa Menyalakan Ruang Bagi Cerita-Cerita Kecil

22 Jun 2026

Kenali Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 Asli, Jangan Sampai Tertipu Oknum Mengatasnamakan BPS

23 Jun 2026

B50 Siap Beredar Juli 2026, Pemerintah Optimistis Tak Perlu Lagi Impor Solar

24 Jun 2026

Mendag Tegaskan NIB untuk Penjual Online Bukan untuk Pungutan Pajak

25 Jun 2026

5 Alasan Penting Mengapa Anda Harus Mengunjungi Dunia Fantasi Ancol Tahun Ini

25 Jun 2026

Dasun di Lasem, Galangan Kapal yang Pernah Menopang Armada Majapahit hingga Demak

26 Jun 2026

Pertamina: Harga BBM Berpotensi Turun Bertahap Mulai Juli

27 Jun 2026

Barikan Sitinggil, Cara Warga Kriyan Merawat Jejak Ratu Kalinyamat Lewat Doa dan Kebersamaan

28 Jun 2026

Masyarakat Bisa Pilih Logo HUT Ke-81 RI, Pemerintah Buka Polling hingga 28 Juni

29 Jun 2026

Perusahaan Kereta Asal Swiss Lirik Indonesia sebagai Basis Produksi untuk Pasar Asia

30 Jun 2026

Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina DEX Turun Mulai 1 Juli 2026, Pertamax Tetap

1 Jul 2026

DJP Siap Terapkan Pajak E-Commerce Mulai 1 Juli 2026

1 Jul 2026

Mulai 1 Juli 2027, Empat Marketplace Resmi Pungut Pajak Pedagang Online

2 Jul 2026

Tabung CNG 3 Kg Segera Diuji, Diklaim Lebih Aman dari LPG

3 Jul 2026

Pemerintah Siapkan 39 Bandara Baru, Total Bandar Udara di Indonesia Bakal Jadi 296

4 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: