BerandaHits
Jumat, 26 Mar 2026 19:01

Kunjungan Wisata Jateng Naik 5,25 Persen, Kota Lama Semarang Jadi Juara

Periode libur Lebaran 2026, Kota Lama Semarang berhasil menggaet 687.470 pengunjung. (CNN)

Libur Lebaran 2026 ini jadi berkah tersendiri buat pariwisata Jawa Tengah. Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Jateng mencatat kenaikan jumlah kunjungan yang cukup signifikan. Uniknya, selera wisatawan sekarang mulai bergeser, lo. Bukan lagi cuma cari udara segar di gunung, tapi cari spot yang paling aesthetic buat dipajang di feeds Instagram!

Inibaru.id - Habis sungkeman dan kenyang makan opor, agenda wajib berikutnya pas Lebaran apalagi kalau bukan jalan-jalan! Nah, buat kamu yang kemarin liburan di Jawa Tengah, kamu nggak sendirian, Gez. Soalnya, jumlah wisatawan di Jateng tahun ini terpantau melonjak dibanding tahun lalu.

Kepala Disbudparekraf Jateng, Hanung Triyono, membeberkan kalau total kunjungan dari H-7 (13 Maret) sampai H+4 Lebaran (25 Maret) mencapai 687.470 orang. Angka ini naik 5,25 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang "hanya" 653.178 kunjungan.

Dari sekian banyak lokasi, ada sembilan titik pantauan utama yang jadi magnet wisatawan. Mereka adalah Candi Borobudur, Owabong, Baturraden, Guci, Pantai Menganti, Kota Lama Semarang, Masjid Agung Demak, Makam Sunan Kalijaga, dan Candi Prambanan.

Nah, dari sembilan "jawara" wisata itu, Kota Lama Semarang sukses menduduki peringkat pertama sebagai destinasi paling favorit dengan total 222.856 pengunjung. Posisi kedua disusul oleh Masjid Agung Demak (124.363 orang) dan Candi Prambanan (94.858 orang).

Kenapa Kota Lama bisa ramai banget? Ternyata sekarang lagi tren yang namanya visual tourism. Wisatawan zaman now lebih memilih lokasi yang menawarkan pengalaman visual kuat dan punya banyak spot foto menarik. Kawasan kota tua dengan bangunan kolonial yang ikonik memang paling pas buat memenuhi kebutuhan konten media sosial.

“Terjadi pergeseran dari wisata alam ke wisata urban dan ikon destinasi. Selain itu, wisatawan juga lebih mencari pengalaman yang kuat secara visual,” jelas Hanung.

Efek Cuaca dan Pergeseran Selera

Ada banyak spot foto keren di Kota Lama Semarang. (Wow Keren)

Selain faktor instagramable, Hanung menjelaskan kalau kondisi cuaca juga sangat berpengaruh. Cuaca ekstrem yang sering terjadi di daerah pegunungan bikin wisatawan agak ngeri buat main ke alam terbuka. Akhirnya, mereka memilih "wisata urban" atau ikon budaya yang dirasa lebih aman dan nyaman.

Lonjakan pengunjung ini mulai terasa sejak H-1 Lebaran dan mencapai puncaknya pada H+2. Ini membuktikan kalau masa setelah silaturahmi bareng keluarga besar tetap jadi waktu paling sakral buat healing bareng teman atau pasangan.

Hm, melihat tren ini, pengelola wisata memang harus makin kreatif nih.

“Penguatan konsep experience dan visual menjadi kunci untuk menarik wisatawan, terutama generasi muda,” pungkas Hanung.

Jadi, dari daftar di atas, destinasi mana nih yang sudah berhasil kamu check-list kemarin?

Gimana, liburan Lebaranmu kemarin sukses dapet banyak foto bagus nggak? Atau kamu malah tim yang lebih suka rebahan di rumah? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: