BerandaHits
Kamis, 25 Apr 2018 17:31

Indonesia Duduki Peringkat Kedua pada World Interfaith Harmony Week 2018

Indonesia juara ke-2 World Interfaith Harmony Week (Jordan Royal Court)

Melalui kegiatan berjudul "Commitment of Religious Leader on National Unity", Indonesia berhasil mendapat penghargaan World Interfaith Harmony Week 2018. Penghargaan itu diserahkan Raja Yordania pada Selasa (24/4/2018).

Inibaru.id – Dinilai sukses menyelenggarakan Pekan Harmoni Antar-Agama Dunia pada Februari 2018, Indonesia mendapat penghargaan World Interfaith Harmony Week (WIHW) 2018. Dalam hal ini, Indonesia menempati juara kedua melalui kegiatan berjudul "Commitment of Religious Leader on National Unity" yang diselenggarakan Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antar Agama dan Peradaban (UKP-DKAAP).

Cnnindonesia.com, Rabu (25/4/2018), menulis, penghargaan tersebut diserahkan Raja Yordania Abdullah II bin Al Hussein di Istana Husseiniyah, Amman, Yordania pada Selasa (24/4/2018) kepada Pendeta Jacklevyn Manuputty yang mewakili Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antar Agama dan Peradaban (UKP-DKAAP), Prof. Dr. Din Syamsuddin.

Baca juga:
Diterjang Angin Puting Beliung, BMKG Yogyakarta Minta Masyarakat Waspada
Lebih dari 300 Juta Kartu Prabayar Lolos Registrasi

WIHW dibentuk berdasarkan Resolusi Majelis Umum PBB No. A/65/PV.34 untuk menyelenggarakan minggu keselarasan antaragama di seluruh dunia. Kegiatan ini diusulkan Raja Abdullah II dan Pangeran Ghazi bin Muhammad dari Yordania pada 2010. WIHW diselenggarakan setiap tahun dengan tujuan mempromosikan kerukunan umat tanpa memandang dasar keimanan masing-masing.

Tahun ini, para juri WIHW menerima 88 aplikasi dari 1.232 kegiatan yang terseleksi dan memutuskan tiga pemenang. Juara pertama ditempati oleh Australia melalui kegiatan berjudul "Who and Where Are We in a Changing World?".yang diselenggarakan oleh Interfaith Center of Melbourne. Sementara itu, posisi ketiga diraih Interfaith Glasglow, Inggris dengan kegiatan "Friendship, Dialogue, Cooperation: Exploring Crucial Elements of Interfaith Harmony".

Duta Besar RI untuk Kerajaan Yordania dan Negara Palestina, Andy Rachmianto, yang turut hadir pada upacara pemberian penghargaan tersebut, menyampaikan, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dunia atas capaian Indonesia. Andy juga menyampaikan, penghargaan itu merupakan bukti bila peran pemerintah dalam membina kerukunan antarumat beragama di Indonesia sudah menjadi sorotan dunia.

Baca juga:
Menang Besar, Liverpool Belum Tentu Lolos ke Final Liga Champions 2018
Dua Siswa SMP di Bantaeng Resmi Menikah

"Indonesia dan Yordania dapat menjadi model penerapan pluralisme dan toleransi agama bagi banyak negara. Nah, tugas kita saat ini ya mempertahankan kerukunan itu dengan menerapkan perilaku bermasyarakat yang sesuai dengan Pancasila," ujar Andy.

Nggak hanya itu, kerukunan ini juga diharapkan dapat diturunkan kepada generasi muda yang bakal menjadi pemimpin bangsa kelak. Andy juga meminta masyarakat untuk dapat menularkan kerukunan tersebut hingga ke belahan dunia lain. Hal itu karena kerukunan antarumat di seluruh dunia kini sedang diuji dengan berbagai musibah yang mengatasnamakan agama.

Wah, bangga deh. Semoga kerukunan antarumat beragama ini dapat selalu dipertahankan di Indonesia ya, Millens. (IB07/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: