BerandaHits
Senin, 17 Agu 2025 17:47

HUT ke-80 RI, Luthfi Tekankan Gotong Royong sebagai Kekuatan Jateng

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi memimpin upacara HUT ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang, Minggu (17/8). (Humas Jateng)

HUT ke-80 Republik Indonesia menjadi momentum refleksi sekaligus perayaan di Jawa Tengah. Bagi Gubernur Ahmad Luthfi, provinsi ini bukan sekadar wilayah administratif, melainkan miniatur Indonesia yang hidup dengan persatuan, gotong royong, dan pluralitas.

Inibaru.id – Suasana Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, Minggu (17/8/2025), tampak berbeda. Lautan merah putih berkibar, wajah-wajah penuh semangat terlihat di antara ribuan masyarakat yang hadir. Di momen sakral peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebut provinsi yang dipimpinnya sebagai miniatur Indonesia.

“Nyawanya Jawa Tengah adalah persatuan dan kesatuan. Di dalamnya ada gotong royong dan tepa selira,” ucap Luthfi lantang. “Meskipun berbeda-beda, kita tidak boleh memaksakan kehendak. Semua harus tetap satu.”

Pesan ini seolah mengingatkan kembali pada jati diri bangsa yang lahir dari keberagaman. Dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, Luthfi menekankan pentingnya konsolidasi bersama masyarakat untuk menciptakan ketertiban dan keamanan. Menurutnya, hal itu akan jadi fondasi pembangunan, terutama dalam kedaulatan pangan dan ekonomi.

“Basisnya ada di desa. Dari desa kita gerakkan, dari kota kita perkuat. Dengan begitu, Jawa Tengah akan menjadi provinsi yang kuat,” lanjutnya. Optimisme itu dia kaitkan dengan langkah nyata menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.

Uskup Agung Robertus menegaskan pluralitas masyarakat Jateng merupakan kekuatan. (Humas Jateng)

Nggak hanya pemimpin daerah, suara toleransi juga datang dari Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang, Robertus Rubiyatmoko. Dia menegaskan, pluralitas masyarakat Jawa Tengah adalah kekuatan, bukan kelemahan.

“Dalam keberagaman itu kita mampu mewujudkan kebersatuan. Maka toleransi dan kebersamaan persaudaraan yang ada ini perlu dikembangkan terus-menerus,” ungkap Romo Rubiyatmoko.

Pernyataan kedua tokoh ini meneguhkan kembali citra Jawa Tengah sebagai daerah yang khas: plural, damai, dan penuh tepa selira. Nggak heran jika dia disebut sebagai potret kecil Indonesia itu sendiri.

Di tengah gegap gempita peringatan kemerdekaan, gema ajakan untuk terus bersyukur dan bergembira pun terdengar. “Hari ini kita rayakan dengan suka cita, karena sudah 80 tahun kita merdeka,” ujar Luthfi.

Yap, di balik bendera yang berkibar dan lantunan doa yang dipanjatkan, ada harapan yang sama: Jawa Tengah yang maju, berdaulat, dan tetap jadi rumah nyaman bagi keberagaman. (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dikira Bahasa Gaul, "Anjir" Justru Kosakata Lama Nelayan Pantura

7 Jul 2026

Penelitian Terbaru Ungkap Fakta Baru Manusia Hobbit Flores

8 Jul 2026

Muhammadiyah Resmikan KucingMu, Kampanyekan Kepedulian terhadap Hewan

9 Jul 2026

Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan, Ini Dasar Pertimbangannya

10 Jul 2026

BRIN Targetkan Luncurkan Satelit NEO-1 pada Januari 2027, Tonggak Kemandirian Teknologi Antariksa Indonesia

13 Jul 2026

Indonesia dan India Berkolaborasi Konservasi Candi Prambanan, Perkuat Pariwisata Budaya Kelas Dunia

14 Jul 2026

Warisan Sejarah Indonesia Kembali, Dua Arca Buddha Kuno Dipulangkan dari AS

14 Jul 2026

4 Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Makanan Berbahan Tepung Tapioka Terbaik 2026 Versi Taste Atlas

15 Jul 2026

Istana Kepresidenan Yogyakarta Kini Bisa Dikunjungi Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

16 Jul 2026

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: