BerandaHits
Minggu, 16 Mar 2024 17:57

Hasil Pemilu Sudah Dekat, Kominfo: Masyarakat Harap Menerima

Kominfo berharap masyarakat dapat menerima hasil perhitungan suara dari KPU. (harian Disway)

Menteri Budi Arie berharap masyarakat bisa menerima apa pun hasil Pemilu 2024 yang bakal disampaikan KPU. Menurutnya, narasi kecurangan hanya akan memperkeruh legitimasi Pemilu.

Inibaru.id - Hingga kini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah menyelesaikan tahapan rekapitulasi hasil. Proses ini nggak sebentar mengingat ada 823.220 titik Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang terdiri atas 820.161 TPS Dalam Negeri dan 3.059 TPS Luar Negeri.

Nah, di tengah proses yang tengah berlangsung ini, Menteri Komunikasi dan Infomatika Budi Arie Setiadi mengimbau agar masyarakat menerima hasil resmi Pemilu 2024 yang akan diumumkan KPU nanti.

“Tantangan terbesar bukan hanya terletak pada persaingan antarcalon atau partai politik, tetapi juga pada potensi polarisasi masyarakat. Apalagi di ruang publik, belakangan ini banyak beredar narasi mengenai kecurangan hasil Pemilihan Umum 2024,” tutur Menteri Budi Arie usai menghadiri Rapat Redaksi Nasional Pembahasan Isu dan Perkembangan Pasca-Pemilu 2024, di Kantor Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2024).

Dia menginformasikan masyarakat bakal menerima hasil resmi ini selambat-lambatnya pada 20 Maret. Menurutnya, narasi kecurangan Pemilu hanya bakal memengaruhi legitimasi proses Pemilu Serentak 2024.

Padahal, lanjut dia, saat ini, nggak ada lagi batasan ruang dan waktu, terutama di era maya. Alasan lainnya, masyarakat bisa mengunggah semua hasil perhitungan dari setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) sehingga lebih terbuka.

“Seluruh rakyat pun bisa lihat hasil suara dalam Pemilu. Jadi, semuanya serba terbuka mulai dari cara daftar memilih, menghitung rekapitulasi suara, dan lain-lain. Statement dari kawalpemilu.org, sudah jelas bahwa tidak ada kecurangan dalam Pemilihan Umum 2024,” tandasnya.

Kominfo mendukung penjelasan yang disampaikan KPU. (kominfo)

Untuk itu, dia menegaskan bahwa saat ini Pemerintah berupaya mendukung KPU guna memberi penjelasan kepada semua pihak bahwa pesta demokrasi telah berlangsung dengan baik. Dia beranggapan, masyarakat di akar rumput sudah bisa menerima hasil karena dalam demokrasi kalah-menang menjadi hal yang biasa.

“Ini kan soal harmonisasi, rekonsialisasi sudah terjadi di akar rumput, masyarakat sudah lebih baik. Saya mengharapkan semoga kita rukun kembali, karena Pemilu sudah selesai. Jadi, kita bersatu kembali untuk membangun dan memajukan Indonesia,” harapnya.

Pernyataan ini juga diamini Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Usman Kansong. Dia menyatakan keterbukaan pelaksanaan Pemilu 2024 telah dilakukan oleh KPU sebagai penyelenggara. Apalagi, KPU setiap hari menggelar jumpa pers untuk menyampaikan informasi mengenai pelaksanaan Pemilu.

“Jadi sebetulnya keterbukaan itu sudah terjadi, cuma barangkali statement yang dikutip, terutama di medsos dipotong-potong, sehingga publik tidak mendapatkan secara utuh. Tetapi kalau di media mainstream, saya kira aman-aman saja,” jelasnya.

Namun demikian, Dirjen Usman Kansong juga mendorong media untuk mengambil sumber penyajian berita dari secara mendalam dengan bersumber dari masyarakat akar rumput.

“Ternyata kalau di akar rumput ini kan, orang sudah beraktivitas seperti biasa, orang buka puasa bersama walaupun mungkin pilihan politiknya berbeda-beda di Pemilu 14 Februari 2024 kemarin, tetapi semua berjalan normal seperti biasa,” tandasnya.

Hm, kalau menurutmu pelaksanaan Pemilu 2024 kemarin bagaimana, Millens? (Siti Zumrokhatun/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: