BerandaHits
Kamis, 18 Jul 2018 13:56

Hari Terakhir Pendaftaran Bakal Caleg Diwarnai Keributan

Perwakilan PDIP ribut setelah Hary Tanoe dipersilakan petugas masuk. (Detik.com)

Hari terakhir pendaftaran bakal caleg di KPU Jakarta diwarnai dengan keributan antara perwakilan PDIP dan Perindo. Selain dua partai tersebut, KPU juga menolak dua caleg dari Golkar karena dianggap nggak memenuhi syarat.

Inibaru.id – Hari terakhir pendaftaran bakal calon legislatif di Kantor Komisi Pemilihan Umum Jakarta diwarnai kericuhan pada Selasa (17/7/2018). Kericuhan ini bermula ketika caleg dari PDIP dan Partai Perindo saling dorong di depan meja pendaftaran.

Rombongan PDIP yang tiba di kantor KPU sekitar pukul 13.00 WIB langsung masuk membawa serta ondel-ondel dan truk berisi peralatan musik. Oleh petugas keamanan, rombongan PDIP hanya diperbolehkan masuk sebanyak enam orang.

Nggak berselang lama, mobil Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo juga tiba di kantor KPU. Namun, petugas KPU nggak meminta pemilik MNC Group tersebut untuk antre. Hal inilah yang diduga memicu keributan dan aksi saling dorong para caleg seperti ditulis Bbc.com, Selasa (17/7).

“Partai pemenang masa diperlakukan seperti ini?” seru salah satu caleg PDIP di tengah kerumunan.

Untuk menenangkan kekisruhan tersebut, petugas kemudian mempersilakan perwakilan PDIP masuk bersamaan dengan Hary Tanoe.

Selain PDIP dan Perindo, Golkar pun sempat bermasalah di Kantor KPU. Partai berlambang pohon beringin tersebut dinilai melanggar Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota, yakni memasukkan dua kader yang merupakan mantan narapidana kasus korupsi.

Menanggapi penolakan KPU, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Jawa-Sumatera-Bali DPP Partai Golkar Nusron Wahid mengatakan pihaknya akan mengajukan banding ke Bawaslu RI.

“Kalau yang bersangkutan dianggap tidak memenuhi aturan, kami mau ajukan banding ke Bawaslu RI. Kalau tidak diberi izin untuk banding ya kami ganti,” ujar Nusron. (IB15/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: