BerandaHits
Kamis, 16 Okt 2024 13:37

Hari Pangan Dunia, Pemkab Karanganyar Galakkan Program Kenyang Nggak Harus Nasi

Jagung adalah salah satu bahan alternatif pengganti nasi yang mudah ditemukan dan mengenyangkan. (Ajnn/Imamatunnisa Farha)

Ada banyak sumber makanan selain nasi yang bisa kita santap. Nah, untuk bisa terbiasa, Pemkab Karanganyar menggalakkan Program Kenyang Nggak Harus Nasi.

Inibaru.id - Hari ini, 16 Oktober, dunia memperingati Hari Pangan Dunia sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan dan upaya mengentaskan kelaparan. Peringatan ini diprakarsai oleh Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) sejak tahun 1979 dengan tujuan mendorong kolaborasi global dalam mengatasi masalah kelaparan, malnutrisi, dan ketidakamanan pangan yang banyak terjadi di negara, terutama di wilayah yang rentan.

Hari Pangan Dunia juga menjadi seruan bagi pemerintah dan komunitas internasional untuk bekerja sama dalam memperbaiki distribusi pangan dan memastikan akses yang adil bagi semua lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah pedesaan dan terpencil.

Tampaknya, Hari Pangan Sedunia ini dimaknai dengan baik oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Terbukti, Pemkab Karanganyar mulai menginisiasi gerakan kenyang nggak harus nasi guna meningkatkan konsumsi komoditas non beras.

Pernyataan tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Karanganyar Timotius Suryadi saat apel Hari Pangan Dunia dan Gerakan Pangan Murah di Halaman Kantor Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Dispertan) PP Karanganyar, Rabu (16/10/2024).

Seperti yang kita tahu, selama ini nasi masih menjadi pangan pokok yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Bahkan ada istilah bahwa belum kenyang apabila belum makan nasi. Mengkampanyekan kenyang nggak harus nasi sebagai bagian dari upaya percepatan diversifikasi pangan.

Gerakan diversifikasi pangan merupakan upaya untuk meningkatkan konsumsi pangan lokal dan menurunkan konsumsi beras. Setidaknya yang kita kenal ada enam komoditas pangan lokal sumber karbohidrat non beras yang potensial mengganti nasi, yaitu singkong, talas, sagu, jagung, pisang, dan kentang.

Hidangan Non Beras Tiap Rabu

Pemkab Karanganyar menginstruksikan untuk menyuguhkan hidangan non beras di acara setiap Rabu. (Vstory)

Timo, sapaan akrab Pj Bupati Karanganyar menyampaikan, pihaknya akan membuat Surat Edaran (SE) dalam rangka mendukung gerakan kenyang nggak harus nasi. Dalam surat tersebut, terangnya, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharuskan menyuguhkan hidangan non-beras di acara setiap Rabu.

"Setiap Rabu kita instruksikan ke setiap OPD menyukseskan kenyang tidak harus nasi," katanya.

Kebijakan tersebut tentu saja masuk akal dan berpotensi bisa berjalan baik mengingat Kabupaten Karanganyar menjadi produsen komoditas non beras. Pj Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Karanganyar, Titia Sri Jawoto mengatakan, indeks ketahanan pangan Kabupaten Karanganyar menempati urutan ke sembilan tingkat nasional.

Program yang akan diturunkan dalam bentuk surat edaran ini menarik untuk diterapkan di daerah lain ya, Millens? Yap, diversifikasi makanan memang nggak bisa terjadi dengan tiba-tiba. Tapi langkah untuk ke sana harus kita mulai sedari sekarang meski dengan perlahan, seperti menyuguhkan hidangan non beras di acara yang digelar tiap Rabu. Kamu ada ide lain dalam rangka mendukung diversifikasi makanan? (Siti Khatijah/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: