BerandaHits
Kamis, 10 Des 2025 17:51

Harga Bahan Pokok Nggak Santai Jelang Nataru, Sumanto Minta Pemprov Kepung Spekulan!

Ketua DPRD Jateng Sumanto meminta pemerintah memantau harga bahan pokok serta segera menindak spekulan menjelang Nataru. (DPRD Jateng)

Menurut Sumanto, intervensi harus dilakukan melalui operasi pasar dan pemantauan harga rutin harian/mingguan guna memastikan stok aman dan mencegah praktik penimbunan oleh spekulan di pasar.

Inibaru.id – Suasana libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) selalu identik dengan kenaikan konsumsi dan mobilitas masyarakat. Namun, hal ini seringkali dibarengi dengan tren kenaikan harga kebutuhan pokok yang memberatkan.

Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto, meminta Pemprov segera bertindak untuk menstabilkan harga sembako. Stabilitas harga menjadi faktor krusial untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah.

Politisi PDI Perjuangan ini menyoroti tren kenaikan harga sejumlah komoditas, seperti beras, telur, minyak goreng, hingga cabai. Dia mendesak dinas terkait agar rutin memantau harga, memastikan kenaikannya masih dalam batas toleransi.

"Saya berharap kenaikannya masih dalam batas wajar karena meningkatnya permintaan. Jangan sampai naik terlalu tinggi sehingga memberatkan masyarakat," ujarnya, Rabu (10/12/2025).

Waspada Penimbunan dan Ulangan Spekulan

Ulah spekulan kerap menyusahkan masyatakat menengah ke bawah karena menaikkan harga gila-gilaan. (DPRD Jateng)

Menurut Sumanto, stabilitas harga harus dijaga sejak awal, yaitu dengan memastikan stok bahan pokok aman, distribusi lancar, dan pedagang nggak menaikkan harga secara nggak wajar.

Jika terjadi kenaikan harga melebihi batas toleransi, Pemprov harus segera melakukan intervensi, misalnya dengan menggelar operasi pasar atau pasar murah.

Namun, isu utamanya bukan hanya permintaan yang naik, melainkan adanya potensi kecurangan. Sumanto secara khusus menyoroti adanya dugaan penimbunan bahan pokok oleh spekulan atau oknum distributor yang menahan barang untuk menciptakan kelangkaan demi menaikkan harga.

“Pemantauannya harusnya harian atau minimal mingguan, sehingga perubahan harga bisa diketahui lebih cepat dan dicegah sebelum berdampak luas,” tegasnya.

Petakan Wilayah Rawan Kekurangan

Sumanto juga menekankan pentingnya memastikan ketersediaan stok bahan pokok di seluruh kabupaten/kota di Jateng. Pemprov harus memetakan wilayah mana saja yang rawan kekurangan komoditas dan memperkuat koordinasi dengan Bulog, distributor, dan pelaku usaha.

Sebab, jika stok aman, harga bisa dikendalikan. Namun, jika suplai terganggu, baik karena lonjakan permintaan maupun dampak cuaca ekstrem yang menyebabkan gagal panen masyarakatlah yang paling merasakan dampaknya.

DPRD Jateng, kata Sumanto, berkomitmen akan terus mengawal kebijakan pengendalian harga, termasuk meminta Pemprov melakukan evaluasi berkala atas distribusi barang dan efektivitas intervensi yang sudah dilakukan.

Semoga semua pihak bersinergi untuk memastikan nggak ada spekulan yang mengganggu stabilitas kebutuhan pokok masyarakat Jawa Tengah selama Nataru ya, Gez! (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: