BerandaHits
Kamis, 14 Agu 2019 10:36

Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Sejauh 950 Meter

Gunung Merapi (Antara/Aloysius Jarot Nugroho)

Hari ini, Rabu (14/8/2019), Gunung Merapi meluncurkan awan panas sejauh 950 meter ke arah hulu Kali Gendol. Seperti apa rekomendasi BPPTKG terkait dengan hal ini?

Inibaru.id – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebut Gunung Merapi mengeluarkan awan panas pada Rabu (14/8/2019) pukul 04.52 WIB. Awan panas ini meluncur ke arah hulu Sungai Gendol dengan jarak 950 meter.

Laman Antaranews, Rabu (14/8) menulis, Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo menyebut awan panas ini tercatat di seismograf dengan durasi 95,80 detik dan amplitudo maksimum 50 milimeter.

Gunung dengan ketinggian 2.968 meter di perbatasan Jawa Tengah dan DIY ini sudah ditetapkan dalam status Waspada atau Level II sejak 21 Mei 2018 atau lebih dari satu tahun lalu. Pada 10 Agustus 2019 lalu, BPPTKG bahkan mencatat terjadinya 10 kali gempa guguran, dua kali gempa tektonik jauh, dan masing-masing sekali gempa embusan, gempa frekuensi rendah, dan gempa fase banyak di gunung ini.

BPPTKG merekomendasikan larangan pendakian Gunung Merapi untuk sementara, terkecuali untuk kebutuhan penelitian atau penyelidikan yang terkait dengan mitigasi bencana. Masyarakat juga diminta untuk tidak mendekati radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi demi mencegah hal-hal yang nggak diinginkan.

Selain melarang masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di radius tersebut, masyarakat yang ada di Kawasan Rawan Bencana III diminta untuk lebih waspada dengan aktivitas vulkanik Gunung Merapi. Hal ini karena adanya risiko munculnya awan panas, aliran lava, hingga lontaran vulkanik.

Sejauh ini, aktivitas wisata di lereng Gunung Merapi masih berjalan dengan normal. Hanya saja, ada baiknya memang pelancong tetap mewaspadai kemungkinan erupsi di gunung yang dikenal aktif ini.

Jika perlu, kamu bisa mengikuti akun-akun yang mengabarkan kabar tentang kondisi Gunung Merapi agar lebih waspada, ya Millens. (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: