BerandaHits
Rabu, 27 Mar 2018 12:23

Geliat Penyuka Vintage di Era Modern

Pasar barang vintage merambah ke kalangan anak muda. (Inibaru.id/Anggita Putri Setra)

Barang-barang vintage masih diminati hingga kini. Penyuka barang vintage pun kini sudah merambah ke kalangan anak muda.

Inibaru.id – Jasmerah, jangan sekali-kali melupakan sejarah, kata Soekarno. Hal itulah yang mengilhami para pencinta barang kuno seperti Gunawan W. Dia menghabiskan 14 tahun dalam hidupnya untuk mengumpulkan barang-barang yang sering disebut vintage ini.

“Saat itu saya tertarik untuk mengoleksi barang-barang kuno yang waktu dulu nggak bisa saya miliki karena belum bisa saya jangkau,” ujar laki-laki yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil itu.

Gunawan mengaku alasan utamanya mengumpulkan barang-barang antik adalah untuk mengenang sejarah zaman dahulu. Dia menambahkan lebih suka mengoleksi barang yang berbau teknologi seperti mesin tik, radio, jam, mesin jahit, dan mobil tua. Pemilihan barang-barang itu didasari karena barang itu nggak gampang dipalsukan. Menurut Gunawan, hal ini berbeda dengan barang seni seperti keramik atau guci yang susah diukur orisinalitasnya.

Untuk masalah bujet, Gunawan mengungkapkan nggak ada bujet tertentu untuk menyalurkan hobinya. Gunawan menuturkan dirinya biasa menghabiskan bujet sekitar Rp 1 juta dalam seminggu untuk membeli barang-barang vintage.

Sama hanya dengan Gunawan, Bahana Patria Gupta juga tertarik mengoleksi barang-barang vintage. Dia mengungkapkan barang-barang vintage dapat dijadikan media untuk menikmati waktu luang.

“Aku merasa waktu itu berjalan sangat cepat, nah saya pengin melambatkan itu. Barang-barang vintage bisa jadi media untuk itu. Saya juga bisa menikmati waktu luang dengan koleksi saya,” jelas Bahana.

Terkait bujet, laki-laki yang berprofesi sebagai fotografer itu mengaku memiliki bujet khusus. Dia mengungkapkan saat ini dia bisa menghabiskan Rp 2 juta per bulan untuk membeli barang vintage. Wah!

Barang-barang vintage memang nggak sepi penikmat. Saat ini hobi mengoleksi barang vintage bahkan sudah merambah ke anak muda. Nggak sedikit anak muda yang melirik hobi unik ini. Destiobella Esterlita termasuk salah seorang di antara kelompok itu. namun, perempuan asal Jakarta ini lebih menyukai fesyen vintage dibanding barang vintage yang dipajang.

“Aku suka memakai baju-baju ibu dan kakakku yang seleranya zaman dulu, akhirnya sampai saat ini aku suka memakai baju-baju vintage,” kata perempuan yang akrab disapa Destio ini.

Destio merasa nyaman memakai baju-baju vintage. Kendati demikian, ada juga sejumlah orang yang mengatakan gaya Destio norak. Namun, dia tetap percaya diri mengenakan baju itu.

Beda Destio, beda Bonna. Mahasiswa Universitas Diponegoro Semarang ini lebih menyukai motor vintage ketimbang fesyen vintage. Pemilik Honda CB 100 ini mengaku ada rasa yang berbeda saat menunggangi motor kuno.

“Rasanya beda saja kalau naik motor klasik, senang sih punya motor ini, seru,” jelas Bonna.

Kecintaannya dengan motor klasik berawal dari motor peninggalan kakeknya yang nganggur di rumah. Berhubung kondisi motor itu masih bagus tapi hanya teronggok di rumah, akhirnya Bonna memutuskan untuk menggunakannya.

Saat ini barang vintage memang nggak hanya dinikmati kalangan orang tua, tapi merambah ke semua kalangan. Oleh sebab itu, banyak pasar barang vintage yang bisa sobat Millens temui baik secara offline maupun online. (IF,MEI/GIL)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: