BerandaHits
Rabu, 27 Mar 2018 21:46

Eropa Timur Diselimuti Salju Berwarna Oranye

Salju berwarna oranye di Eropa Timur. (Kompas.com)

Masyarakat yang tinggal di Eropa Timur dikagetkan dengan kemunculan salju yang nggak berwarana putih seperti biasanya, namun berwarna oranye. Fenomena ini pun menjadi daya tarik wisatawan. Kok bisa?

Inibaru.id - Masyarakat di Eropa Timur dibuat heran dengan kemunculan salju yang nggak biasa. Salju yang turun di sana pada Minggu (25/3/2018) berwarna oranye. Salju itu menutupi seluruh kawasan di Rusia, Ukraina, Bulgaria, Rumania, dan Moldova.

Mengutip BBC, Minggu (25/3), ahli meteorologi mengatakan bahwa fenomena aneh tersebut disebabkan oleh badai pasir yang bertiup dari gurun Sahara. Badai tersebut kemudian bercampur dengan salju dan hujan.

Kendati tampak anomali, peristiwa ini sejatinya bukanlah fenomena yang sangat langka, karena sering terjadi dalam lima tahun sekali atau lebih. Namun, lantaran kali ini konsentrasi pasir yang tercampur dalam salju lebih tinggi dari biasanya, salju jadi berwarna oranye.

Badai pasir gurun Sahara di Afrika ini memang termasuk yang sangat besar, hingga butiran pasir gurun Sahara mampu menembus wilayah Yunani, sehingga dapat dilihat dari satelit NASA.

“Ini adalah salah satu kiriman pasir gurun terbesar dari Sahara yang tertiup sampai Yunani, yang pernah ada. Pasir itu menutupi seluruh negara dengan konsentrasi tertinggi dalam 10 tahun terakhir,” kata Observatorium Athena, Jumat (23/3), dikutip dari Kompas.com, Senin (26/3).

Daya Tarik

Fenomena salju oranye nan unik itu rupanya justru menjadi daya tarik bagi para wisatawan setempat untuk berkunjung ke tempat-tempat yang diselimuti salju oranye.

“Kami sedang berski di Mars, hari ini,” tulis salah seorang pemain ski dengan latar pemandangan lereng bersalju warna oranye, dilansir dari CNN Indonesia, Senin (26/3).

Selain sejumlah negara di Eropa Utara, salju oranye ini juga menyelimuti Resor Rosa Khutor di Sochi, Rusia. Lereng bukit yang tertutup salju itu tampak seperti bukit pasir.

Wah, wah, unik ya, Millens. (CUT/GIL)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Wali Kota Agustina Akui Sempat Kewalahan Menangani Banjir Semarang

21 Feb 2026

Bukan Cantik Berwarna-warni, Anggrek Misterius di Hutan Merapi Ini Justru Beraroma Ikan Busuk!

21 Feb 2026

Statistik Catat Hanya Ada 2.591 Tunawisma di Seluruh Jepang

22 Feb 2026

Boleh Nggak Sih Pulang Setelah Tarawih 8 Rakaat di Masjid Lalu Witir di Rumah?

22 Feb 2026

Bersiap Sambut Pemudik, Jateng Akan Kebut Perbaikan Jalan

22 Feb 2026

Arus Mudik Lebaran 2026 dalam Bayang-Bayang Cuaca Ekstrem di Jateng

22 Feb 2026

Deretan Poster Humor Ramadan di Mijen; Viral dan Jadi Spot Ngabuburit Dadakan

22 Feb 2026

Manisnya Buah Tanpa Biji dan Perampokan Kemandirian

22 Feb 2026

Meriung Teater Ketiga 'Tengul' melalui Ruang Diskusi Pasca-pentas

22 Feb 2026

Ini Dokumen Wajib dan Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 yang Perlu Kamu Tahu!

22 Feb 2026

Mengapa Orang Korea Suka Minum Alkohol dan Mabuk?

23 Feb 2026

Tren Makanan Kukusan Makin Populer, Sehat bagi Tubuh?

23 Feb 2026

Ratusan Jemaah Tiap Hari, Tradisi Semaan di Masjid Agung Kauman selama Ramadan

23 Feb 2026

Bukan Perlu atau Tidak, tapi Untuk Kepentingan Apa Perusahaan Media Adopsi AI

23 Feb 2026

Menelusuri Jejak Sejarah Intip Ketan, Camilan Warisan Sunan Kudus

23 Feb 2026

Akhir Penantian 8 Tahun Petani Geblog Temanggung Berbuah Embung Manis

23 Feb 2026

Viral, Harga Boneka Monyet Punch Naik Gila-gilaan di Internet!

24 Feb 2026

Negara Mana dengan Durasi Puasa 2026 yang Terlama dan Tersingkat?

24 Feb 2026

Menyusuri Peran Para Tionghoa di Kudus via Walking Tour 'Jejak Naga di Timur Kota'

24 Feb 2026

Antisipasi Banjir, Pemkot Semarang akan Rutin Bersihkan Sedimentasi Sungai

24 Feb 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: