BerandaHits
Minggu, 27 Nov 2021 12:44

Elit Politik di Ormas Pemuda Pancasila, Termasuk Jokowi

Elite politik di ormas Pemuda Pancasila. Jokowi ada di dalamnya. (Setkab.go.id/Agung)

Ormas Pemuda Pancasila memang cukup kontroversial. Namun, mereka tetap eksis dan mendapatkan dukungan dari banyak pihak. Ada sejumlah elit politik di ormas Pemuda Pancasila ini, termasuk Jokowi. Seperti apa sih detailnya?

Inibaru.id – Gara-gara aksi demonstrasi dan mengeroyok polisi, bahasan tentang ormas Pemuda Pancasila masih hangat di berbagai media. Sejumlah pihak pun bahkan sampai membahas soal elit politik yang ada di lingkaran Pemuda Pancasila. Konon, Presiden Jokowi bahkan ada di dalamnya!

Awal mula berbagai kekisruhan soal Pemuda Pancasila diawali oleh aksi demonstrasi di depan gedung DPR-MPR pada Kamis (25/11/2021) lalu. Ormas dengan seragam khas loreng jingga dan hitam ini menuntut Wakil Ketua Komisi II DPR Junimart Girsang meminta maaf gara-gara menyebut Pemuda Pancasila sebaiknya dibubarkan.

Pernyataan Junimart ini diawali oleh bentrokan antara anggota ormas Pemuda Pancasila dengan anggota ormas Forum Betawi Rempug yang terjadi di Ciledug, Tangerang, Banten, Jumat (19/11).

Nah, aksi demonstrasi ini berakhir ricuh gara-gara massa ada yang memaksa untuk menerobos masuk. Polisi yang mengadang justru kemudian dikeroyok oleh sejumlah orang. Salah satu yang adi korban adalah AKBP Dermawan Karosekali.

Sejumlah warganet menyebut Pemuda Pancasila memang kontroversial. Namun, di lingkaran ormas ini memang ada banyak elite politik. Hal ini membuatnya tetap eksis dan bahkan berpengaruh besar di sejumlah sektor.

Didukung Elite Politik Kelas Atas

Salah satu elite politik yang cukup terkemuka di ormas ini adalah Ketua MPR Bambang Soesatyo. Bambang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila. Bahkan, Presiden Jokowi serta Wakil Presiden Ma’ruf Amin juga menjabat sebagai anggota kehormatan ormas ini sejak akhir Oktober 2019 lalu.

Selain didukung elite politik, Pemuda Pancasila sudah eksis sejak lama. (Dara/ Dok. Pemuda Pancasila)

Menurut Ketua Umum Pemuda Pancasila Yapto Soerjosumarno, sebagai anggota kehormatan, Jokowi serta Ma’ruf Amin mendapatkan perlindungan penuh dari ormasnya.

Hubungan Jokowi dengan Pemuda Pancasila memang cenderung mesra. Apalagi, ormas ini secara terang-terangan mendeklarasikan dukungannya ke Jokowi saat Pilpres 2019 lalu. Mereka melakukannya di Istora Senayan, Jakarta, pada Minggu (3/3/2019).

Jauh sebelum itu, tepatnya pada 28 Oktober 2017, Jokowi juga hadir di acara peringatan Hari Ulang Tahun ke-58 Pemuda Pancasila di Hotal Sunan, Surakarta. Jokowi yang memberi sambutan menyebut ormas ini sebagai benteng Pancasila.

“Pemuda Pancasila akan selalu menjadi banteng Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,” ucap Jokowi saat itu.

Sudah Ada Sejak 1959

Pemuda Pancasila sudah ada sejak 28 Oktober 1959. Pencetusnya adalah para petinggi Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI), partai politik pentolan militer era Orde Lama seperti Abdul Haris Nasution, Gatot Subroto, dan lain-lain. Saat itu, tujuan didirikannya Pemuda Pancasila sebagai lawan ideologis dari partai yang sedang berkembang di kala itu, Partai Komunis Indonesia (PKI) yang mendirikan Organisasi Pemuda Rakyat.

Gesekan antara Pemuda Pancasila dan PKI nggak bisa dihindari. Bahkan, Pemuda Pancasila ikut aktif dalam pembersihan PKI dan berbagai unsur komunis usai 1965. Sejak 2001, Pemuda Pancasila diubah jadi ormas yang bebas dari politik praktis. Ormas ini kemudian aktif di kegiatan sosial kemasyarakatan dan eksis hingga sekarang.

Kamu, apakah ikut mendukung Pemuda Pancasila, Millens? (Kom/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: