Inibaru.id - Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang terus berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, terutama pada sektor logistik dan pendistribusian barang di Indonesia.
Oleh karena itu, Bandara Ahmad Yani bersama Maskapai Kargo Airnesia menambah rute penerbangan baru dengan tujuan Semarang-Banjarmasin (SRG-BDJ) dengan jadwal take off atau berangkat dari bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang pada pukul 13.30 WIB.
Penerbangan Maskapai Kargo Airnesia Rute Semarang-Banjarmasin (SRG-BDJ) menggunakan Pesawat type Boeing 737-300F dengan kode registrasi PK-NKV dan mengangkut barang barang E-Commerce seberat 15,5 Ton dari Jawa Tengah menuju pulau Kalimantan melalui Banjarmasin.
Pada bulan Februari lalu, Bandara Jenderal Ahmad Yani semarang juga telah menggandeng maskapai kargo Airnesia dan Rimbun Air untuk melayani rute Semarang-Makassar (SRG-UPG) yang terbang pada tanggal 5 dan 26 Februari 2025 untuk memenuhi permintaan pengiriman kargo udara yang terus meningkat.
Tercatat, peningkatan trafik kargo dalam 2 bulan pertama di tahun 2025 (Januari dan Februari) mencapai 3.751.398 Kg, atau mengalami kenaikan sebesar 42% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2024 sebesar 2.650.562 Kg.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Fajar Purwawidada, menyampaikan bahwa Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang mendukung penuh penerbangan kargo di wilayah Jawa Tengah.
“Dengan adanya penambahan rute penerbangan kargo baru ini, diharapkan kita bisa membantu para pelaku usaha UMKM terutama yang berada di Provinsi Jawa Tengah. Ini merupakan komitmen kami dalam mendukung penuh pertumbuhan perekonomian di Indonesia terutama di bidang ekonomi. Dengan adanya rute baru Airnesia ini kami berharap dapat lebih banyak mendistribusikan logistik, terutama ke wilayah pulau Kalimantan.” ujar Fajar.
Fajar pun berharap meningkatnya penerbangan kargo dari dan menuju Kota Semarang bisa membuat distribusi logistik nasional jadi semakin lancar, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.
“Dengan adanya pengembangan rute kargo yang semakin luas, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang optimis dapat terus menjadi salah satu pusat distribusi logistik utama di Indonesia. Kami akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan guna mendukung efisiensi pengiriman barang serta memperkuat konektivitas udara bagi para pelaku usaha di seluruh Indonesia," tutup Fajar.
Sebagai Informasi, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang pada tanggal 25 Februari 2025 dianugerahi penghargaan The Best Airports untuk kategori By Size Passengers Handling <5 Million Pax/Year dari Injourney Innovation Award. Penghargaan ini menunjukkan kalau bandara kebanggaan Kota Semarang ini memang terus mengalami kemajuan dalam hal pelayanan terhadap pengguna jasa penerbangan.
Semoga saja penerbangan logistik ataupun penumpang yang ada di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani selalu berjalan dengan lancar, ya, Millens? (Murjangkung/E07)