BerandaHits
Kamis, 15 Sep 2021 12:13

Duh, Kelamaan Sekolah Daring, Banyak Siswa Lupa Cara Membaca

Ilustrasi: Kelamaan sekolah daring, banyak siswa lupa cara membaca di Cianjur, Jawa Barat. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Beberapa minggu belakangan, banyak sekolah sudah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM). Namun, karena kelamaan sekolah daring jarak jauh, banyak siswa lupa cara membaca.

Inibaru.id – Bupati Cianjur Herman Suherman terkejut saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah yang mulai melakukan Pembelajaran tatap muka (PTM). Bagaimana nggak, karena kelamaan sekolah daring, banyak siswa lupa cara membaca. Padahal, siswa-siswa ini sudah duduk di kelas 4 dan 5 Sekolah Dasar (SD).

Di Cianjur, Jawa Barat, PTM memang sudah diberlakukan selama satu pekan. Hal ini disebabkan oleh kondisi wilayah yang berstatus level 2 PPKM. Nah, demi mengetahui seperti apa kondisi PTM di sana, Herman dan sejumlah jajaran dinas terkait pun melakukan kunjungan ke sekolah.

Saat berkunjung ke sejumlah sekolah di wilayah perkotaan serta wilayah pelosok, Herman justru menemukan banyak siswa yang lupa membaca.

“Kalau di sekolah kota paling satu dua, ya. Tapi kalau di pelosok banyak kita temukan,” ujar Herman, Senin (13/9/2021).

Herman pun menjelaskan kalau sekolah daring akibat pandemi Covid-19 memang berpengaruh besar pada kualitas pendidikan para siswa. Nggak semua siswa bisa mengikutinya karena berbagai alasan. Alhasil, mereka pun nggak bisa belajar dengan maksimal karena sekolah tutup.

Faktor paling besar yang mempengaruhi hal ini adalah ekonomi. Banyak orang tua yang berasal dari kelas ekonomi rendah yang nggak punya ponsel. Selain itu, ada juga yang tinggal di daerah yang susah sinyal.

Banyak sekolah kembali menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM). (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Faktor lain yang mempengaruhi hal ini adalah peran orang tua yang kurang maksimal. Nggak semua orang punya waktu untuk membimbing anaknya belajar daring karena harus bekerja demi mendapatkan penghasilan. Selain itu, ada juga orang tua yang nggak mengerti dengan pelajaran sekolah sehingga mereka pun kesulitan membantu anak-anaknya, termasuk dalam mengerjakan tugas.

“Terjadi penurunan kualitas kemampuan di bidang akademik, termasuk jadi lupa cara membaca, padahal sudah kelas 4,” terang Herman.

Nggak mau berlarut-larut dengan masalah ini, Herman pun meminta sekolah-sekolah memberikan fokus bagi para siswa yang lupa cara membaca ini agar kembali bisa melakukannya. Kalau tetap dibiarkan, tentu mereka akan kesulitan menyerap ilmu dari sekolah.

Sebagai contoh, sekolah bisa memberikan jam tambahan. Selain itu, di Cianjur juga ada Program Gurujug yang bisa dioptimalkan oleh para guru.

Kini, seluruh pelajar di sekolah dasar di Cianjur pun diminta untuk segera dicek kondisinya. Tujuannya, tentu saja untuk mengetahui apakah mereka masih tetap bisa membaca atau nggak.

Hm, nggak nyangka ya, Millens kalau sekolah daring bisa sampai bikin siswa sekolah lupa cara membaca. Kira-kira, harus bagaimana ya agar mereka bisa membaca lagi? (Kum/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: