BerandaHits
Kamis, 12 Nov 2025 14:16

Dikecam usai Videonya Mencium Anak Kecil Viral di Medsos; Gus Elham Minta Maaf

Gus Elham, pendakwah asal Kediri yang meminta maaf setelah videonya mencium anak kecil viral di medsos. (Instagram/ellhamyahya)

Setelah videonya mencium anak kecil viral di media sosial dan mendapat kecaman publik, termasuk dari PBNU, pendakwah asal Kediri, Gus Elham Yahya, menyampaikan permohonan maaf sekaligus menyebutkan bahwa kejadian itu sebagai kekhilafan pribadi.

Inibaru.id - Sebuah video yang menampilkan pendakwah asal Kediri, Elham Yahya Luqman atau yang dikenal sebagai Gus Elham, mencium anak kecil di atas panggung saat pengajian viral di media sosial dan memicu kecaman publik.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menilai tindakan tersebut nggak mencerminkan akhlakul karimah dan bertentangan dengan ajaran Islam. Ketua PBNU Alissa Wahid menyatakan bahwa perilaku yang merendahkan martabat manusia, terlebih terhadap anak-anak, merupakan pelanggaran serius terhadap nilai kemanusiaan.

"Ini menodai prinsip dakwah bil hikmah yang menjadi ciri Islam; menodai nilai-nilai dakwah sendiri yang seharusnya memberikan teladan melalui sikap dan lakunya kepada umat,” ujar Alissa, dikutip dari Antara, Rabu (12/11/2025).

Alissa menegaskan, NU mewarisi amanah besar untuk membangun kemaslahatan umat dengan berpegang pada prinsip Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyyah. Karena itu, organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu menolak keras segala praktik yang mencederai maqashid syariah.

"Ini mencederai penerapan syariat Islam, terutama terkait perlindungan terhadap kehormatan manusia tanpa memandang usia, status, maupun kedudukan sosial. Prinsip maqashid syariah ini yang harus dipegang dan menjadi pertimbangan utama para pendakwah,” tegasnya.

Viral dan Menuai Kecaman

Perlu diketahui, video yang menampilkan Gus Elham mencium anak-anak kecil saat kegiatan dakwah di atas panggung sempat ramai beredar di berbagai platform media sosial. Banyak warganet menilai tindakan itu termasuk bentuk pelecehan terhadap anak-anak.

Kecaman datang dari berbagai kalangan, termasuk sesama tokoh agama, yang menilai tindakan tersebut tidak pantas dilakukan seorang pendakwah dan dapat mencoreng citra dakwah Islam yang santun dan penuh kasih.

Gus Elham menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui akun Instagram-nya. (Instagram/ellhamyahya)

Menanggapi polemik tersebut, Gus Elham pun menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui akun Instagram @fuadbakh pada hari ini, Rabu (12/11). Dia mengakui bahwa tindakannya adalah kekhilafan pribadi dan berkomitmen untuk memperbaiki diri.

“Dengan penuh kerendahan hati, saya Muhammad Elham Yahya Al-Maliki memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas beredarnya video yang menimbulkan kegaduhan. Saya mengakui bahwa hal tersebut merupakan kekhilafan dan kesalahan saya pribadi,” ujarnya.

Pelajaran Berharga dan Tidak Akan Diulangi

Gus Elham menambahkan, peristiwa itu akan menjadi pelajaran berharga agar nggak terulang kembali pada masa mendatang. Dia juga berkomitmen untuk menyampaikan dakwah dengan cara yang lebih bijak sesuai norma agama, etika, dan budaya bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, ulama muda itu menjelaskan bahwa video yang beredar merupakan video lama yang telah dihapus dari seluruh media resmi miliknya. Sementara, terkait anak-anak yang tampak dalam video tersebut, dia menegaskan bahwa mereka hadir dalam pengajian bersama orang tua masing-masing.

“Anak dalam video viral tersebut adalah mereka yang dalam pengawasan orang tuanya yang mengikuti rutinan pengajian saya. Namun demikian, saya tetap memohon maaf atas hal tersebut,” tutur Gus Elham. “Semoga Allah Taala mengampuni kekhilafan kita semua dan senantiasa membimbing langkah kita di jalan kebaikan.”

Kasus yang menimpa Gus Elham Yahya menjadi pengingat penting bagi para pendakwah dan tokoh agama tentang tanggung jawab moral dalam menyampaikan ajaran Islam. Dakwah sejatinya nggak hanya soal tutur kata, tetapi juga keteladanan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai kehormatan. (Siti Khatijah/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Seni, Tradisi, dan Ekspresi Keislaman di Festival Takjil Piji Wetan

22 Mar 2026

Menikmati Kesejukan Kebun Teh Sikatok di Wonosobo

22 Mar 2026

Ternyata, Kangkung Nggak Pernah Ada di Menu bagi Pasien Rumah Sakit

22 Mar 2026

Michael Spence, Teori Sinyal, dan Proses Rekrutmen di Perusahaan Modern

22 Mar 2026

Libur Lebaran, Jutaan Wisatawan Diprediksi Serbu Destinasi Wisata di Jateng

22 Mar 2026

Tester Makeup di Toko Bisa Jadi Sarang Bakteri dan Virus

22 Mar 2026

7 Masjid Unik dan Bersejarah di Semarang; Dari 'Kapal Nabi Nuh' Sampai Menara Khas Melayu

22 Mar 2026

Mengapa di Label Informasi Gizi Makanan Ada Tulisan yang Dicetak Tebal?

23 Mar 2026

Segarnya Pemandangan Alam Air Terjun Kembang Soka di Kulon Progo, DIY

23 Mar 2026

Induced Demand dan Paradoks Pembangunan Jalan di Wilayah Urban

23 Mar 2026

Halalbihalal: Tradisi Pemersatu Bangsa yang Lahir dari Diplomasi Politik dan Seruan Pedagang Martabak

23 Mar 2026

Panci Presto Disulap Jadi Alat Sterilisasi Pangan, Solusi Murah buat UMKM Naik Kelas

23 Mar 2026

Menu Kuliner Nusantara saat Halalbihalal di Semarang, Ini Rekomendasinya!

24 Mar 2026

Cantiknya Pemandangan Alam Lembah Manah di Sluke, Kabupaten Rembang

24 Mar 2026

Hangat dan Sederhana; Berlebaran dengan Harira di Maroko

24 Mar 2026

Dehidrasi Bisa Bikin Mood Berantakan dan Otak Lemot

24 Mar 2026

Okupansi 'Hotel Anabul' Pet Central Semarang Full selama Periode Mudik

24 Mar 2026

Lapangan Tanah Liat Hijau Terbukti Lebih Cepat Capai Net Zero

24 Mar 2026

Lebih dari Sekadar Pantai, Begini Serunya Main ke Pantai Balongan Rembang

25 Mar 2026

Rekomendasi Restoran Ramen Halal di Tokyo yang Bisa Kamu Coba

25 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: