BerandaHits
Kamis, 23 Mei 2018 11:58

Dampak Letusan Freatik Merapi Dirasakan Warga Magelang

Petugas BPDB Jateng membagikan masker bagi warga di wilayah yang terdampak hujan abu Merapi (Twitter.com/BPDBJateng)

Gunung Merapi kembali meletus freatik pada Rabu (23/5/2018) dini hari. Akibat letusan itu sebagian wilayah Magelang tertutup abu dan aktivitas pendakian di Gunung Merapi resmi ditutup.

Inibaru.id – Gunung merapi kembali mengeluarkan letusan freatik pada Rabu (23/5/2018) pukul 03.31 WIB, tepat saat warga sekitar menjalankan santap sahur. BPPTKG Yogyakarta melalui akun Twitter resminya menyebut letusan freatik tersebut memiliki ketinggian 2.000 meter dan berlangsung selama 4 menit. Kejadian ini terlihat dari Pos Pengamatan Gunung Merapi di Jrakah dan Kaliurang.

Kompas.com, Rabu (23/5), menulis, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edi Susanto menyebut ada 17 wilayah di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah yang terdampak sebaran abu vulkanik. Wilayah tersebut adalah Desa Keningar, Sumber, Ngargomulyo, Ngadipuro, Kalibening, Dukun, dan Wates. Sementara itu, wilayah Kota Mungkid, Kecamatan Muntilan, Kecamatan Sawangan, Kecamatan Pabelan, Kecamatan Tempuran, Kecamatan Candimulyo, Kecamatan Ketep, Kecamatan Blabak, Kecamatan Kalinegoro, dan Kecamatan Salaman juga mengalami hujan abu.

“Angin mengarah ke barat daya (Magelang). Berdasarkan visual dari kamera thermal dan CCTV, kawah merapi tertutup kabut tebal saat mengalami letusan. Status Merapi masih waspada,” ucap Edi.

Edi juga mengimbau masyarakat untuk memakai masker saat keluar rumah demi mencegah dampak buruk bagi abu vulkanik yang bisa mengganggu saluran pernapasan. Lebih lanjut, Edi menambahkan, pihak BPBD Kabupaten Magelang juga sudah menyiapkan dan mendistribusikan setidaknya 25 ribu lembar masker bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terdampak sebaran hujan abu vulkanik.

Kendati Gunung Merapi beberapa kali mengeluarkan letusan freatik, Edi meminta masyarakat untuk tidak panik dan tidak mudah termakan beberapa berita hoaks yang cukup meresahkan. Dia menyarankan masyarakat untuk tetap tenang dan terus memantau aktivitas Gunung Merapi melalui sumber informasi terpercaya, khususnya dari BPPTKG, BMKG, BNPB, atau BPBD.

Beberapa letusan freatik yang dikeluarkan Gunung Merapi juga membuat Taman Nasional Gunung Merapi ditutup untuk kegiatan pendakian hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Semoga Gunung Merapi lekas kembali normal ya, Millens. (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: