BerandaHits
Selasa, 4 Agu 2025 09:01

Cerita Rio Mavuba, Bintang Sepak Bola yang Lahir di Laut

Rio Mavuba, pemain sepak bola yang lahir di laut. (Lavoixdunord.fr)

Coba deh kamu cek laman Wikipedia Rio Mavuba. Di sana, tertulis tempat lahirnya "born at sea" alias lahir di laut. Seperti apa ya cerita lengkap dari tempat lahirnya yang unik ini?

Inibaru.id Biasanya, seseorang akan menjawab “di rumah sakit” atau “di kota A” ketika ditanya tentang tempat lahirnya. Tapi hal berbeda bakal dijawab mantan pemain sepak bola Timnas Prancis Rio Mavuba. Di paspornya maupun di halaman Wikipedia atas namanya, tertulis jelas di mana dia lahir, yaitu born at sea alias lahir di laut.

Yap, kamu nggak salah baca. Mavuba terlahir bukan di daratan layaknya sebagian besar manusia di dunia, melainkan di lautan, tepatnya di tengah Samudera Atlantik. Kisah kelahiran Mavuba mirip seperti cerita di sebuah film, ya?

Rio Antonio Mavuba lahir pada 8 Maret 1984, saat ayahnya, Mufuila Mavuba (mantan pemain timnas Zaire di Piala Dunia 1974) dan sang ibu Theresa, mengungsi dari perang saudara yang berkecamuk di negara sang ibu, Angola. Tatkala kapal yang mereka tumpangi masih berada di perairan Afrika Barat, Mavuba lahir.

Gara-gara hal ini, status kewarganegaraan Mavuba kecil pun jadi stateless, bahkan sampai usianya remaja meski dia sudah tinggal belasan tahun di Prancis, negara yang memang jadi tujuan keluarganya mengungsi.

“Saya tidak pernah benar-benar tahu cerita lengkap perjalanan kami. Ibu saya meninggal saat saya baru 2 tahun, dan ayah menyusulnya 10 tahun kemudian,” kenangnya sebagaimana dinukil dari NYPost, (3/7/2014).

Di laman Wikipedianya, terlihat jelas tempat lahirnya adalah "born at sea" atau lahir di laut. (Wikipedia)

Dibesarkan di Kota Bordeaux oleh ibu tiri, Rio menjadikan sepak bola sebagai pelarian dari kesedihan. Ia menekuni olahraga ini dengan sungguh-sungguh hingga berhasil menembus tim utama klub Girondins de Bordeaux dan menjalani debut profesionalnya di usia 19 tahun. Tujuh tahun kemudian, ia mengenakan jersey Timnas Prancis untuk kali pertama dalam laga persahabatan melawan Bosnia-Herzegovina.

Kisah hidupnya yang tak biasa membuat Rio Mavuba tidak hanya dikenal sebagai pemain yang tangguh di lapangan, tapi juga sebagai pribadi yang peduli dengan isu sosial. Ia aktif dalam kampanye kemanusiaan, termasuk bersama UNHCR dalam proyek pendidikan dan olahraga untuk anak-anak pengungsi.

"Olahraga bisa mewujudkan mimpi bagi banyak orang. Saya merasakannya sendiri. Saya ingin anak-anak lain yang mengalami situasi sulit juga bisa merasakan kekuatan itu," ungkapnya.

Dari yang berstatus stateless saat lahir, Mavuba kemudian memperoleh kewarganegaraan Prancis dan bahkan membela timnas negara tersebut pada Piala Dunia 2014. Dia memang bukan pemain utama. Tapi, tetap mampu mendapatkan menit bermain saat pertandingan melawan Honduras. Dia pun mengikuti jejak mendiang ayahnya yang juga pernah mencicipi atmosfer Piala Dunia.

Meski karier sepak bolanya nggak mentereng, Mavuba mampu mendapatkan gelar juara Ligue 1 Prancis pada musim 2010/2011. Di musim yang sama pula, sang gelandang merebut gelar juara Coupe de France bersama klub Lille OSC.

Berkat hal ini, Rio Mavuba nggak hanya lagi dikenal sebagai pemain yang born at sea alias terlahir di laut. Dia ternyata juga seorang born winner alias terlahir sebagai seorang juara. Keren ya, Gez! (Arie Widodo/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: