BerandaHits
Selasa, 11 Des 2017 12:33

Berjuang dari Balik Kostum Babi

Potret Wu saat memakai kostum Chu Pat Kay di salah satu taman di Tiongkok. (Bbc.com)

Kasih ibu sepanjang masa, terlebih bila menyangkut anaknya. Apapun dilakukannya, termasuk untuk memakai kostum babi demi mencari donasi.

Inibaru.id - Ibu tentu bakal melakukan apapun demi kesembuhan anaknya. Ini pula yang dilakukan Wu Xiue, seorang perempuan asal Tiongkok. Untuk membiayai anaknya yang sakit, ibu 58 tahun itu rela berkostum babi yang merupakan karakter legendaris di Tiongkok, Chu Pat Kay.

Bbc.com, Jumat (8/12/2017), menuliskan, anak Wu diketahui mengidap skizofrenia. Selain anaknya, suami Wu juga diketahui menderita gangguan mental. Nah, karena nggak punya uang untuk menghidupi keduanya, Wu pun berdandan laiknya Pat Kay.

Baca juga:
Penyandang Disabilitas Itu Menaklukkan Selat Madura
Nafal Quryanto, Traveler Pesepeda Gigih Itu Telah Tiada

"Beroperasi" di salah salah satu taman di Tiongkok, kalau beruntung dia bisa mendapat 200 yuan pada Sabtu dan Minggu. 

“Kadang bisa dapat 200 yuan, kadang kurang. Anak saya sakit dan asuransi medis saya sekitar 3-4 ribu yuan sebulan,” ungkap Wu.

Wu mengaku lelah, bahkan sakit, tapi dia pengin tetap berusaha sekuat tenaga.

“Saya pengin mendedikasikan setiap napas untuk kesembuhan anak saya,” imbuhnya.

Penyakit skizofrenia diderita anak Wu sejak umur 11 tahun. Hingga kini anaknya belum juga sembuh, bahkan semakin memburuk akhir-akhir ini.

Baca juga:
Kedubes AS Mengaku Salah Menerjemahkan
Melukis dengan Excel? Bisa!

Kegigihan Wu mencuri perhatian publik Tiongkok setelah videonya diunggah melalui aplikasi Miaopai. Ribuan komentar membanjiri unggahan tersebut. Ada beberapa orang yang tergerak hatinya untuk membantu, ada pula yang menyarankan Wu untuk membuka penggalangan dana. (IF/GIL)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Wali Kota Agustina Akui Sempat Kewalahan Menangani Banjir Semarang

21 Feb 2026

Bukan Cantik Berwarna-warni, Anggrek Misterius di Hutan Merapi Ini Justru Beraroma Ikan Busuk!

21 Feb 2026

Statistik Catat Hanya Ada 2.591 Tunawisma di Seluruh Jepang

22 Feb 2026

Boleh Nggak Sih Pulang Setelah Tarawih 8 Rakaat di Masjid Lalu Witir di Rumah?

22 Feb 2026

Bersiap Sambut Pemudik, Jateng Akan Kebut Perbaikan Jalan

22 Feb 2026

Arus Mudik Lebaran 2026 dalam Bayang-Bayang Cuaca Ekstrem di Jateng

22 Feb 2026

Deretan Poster Humor Ramadan di Mijen; Viral dan Jadi Spot Ngabuburit Dadakan

22 Feb 2026

Manisnya Buah Tanpa Biji dan Perampokan Kemandirian

22 Feb 2026

Meriung Teater Ketiga 'Tengul' melalui Ruang Diskusi Pasca-pentas

22 Feb 2026

Ini Dokumen Wajib dan Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 yang Perlu Kamu Tahu!

22 Feb 2026

Mengapa Orang Korea Suka Minum Alkohol dan Mabuk?

23 Feb 2026

Tren Makanan Kukusan Makin Populer, Sehat bagi Tubuh?

23 Feb 2026

Ratusan Jemaah Tiap Hari, Tradisi Semaan di Masjid Agung Kauman selama Ramadan

23 Feb 2026

Bukan Perlu atau Tidak, tapi Untuk Kepentingan Apa Perusahaan Media Adopsi AI

23 Feb 2026

Menelusuri Jejak Sejarah Intip Ketan, Camilan Warisan Sunan Kudus

23 Feb 2026

Akhir Penantian 8 Tahun Petani Geblog Temanggung Berbuah Embung Manis

23 Feb 2026

Viral, Harga Boneka Monyet Punch Naik Gila-gilaan di Internet!

24 Feb 2026

Negara Mana dengan Durasi Puasa 2026 yang Terlama dan Tersingkat?

24 Feb 2026

Menyusuri Peran Para Tionghoa di Kudus via Walking Tour 'Jejak Naga di Timur Kota'

24 Feb 2026

Antisipasi Banjir, Pemkot Semarang akan Rutin Bersihkan Sedimentasi Sungai

24 Feb 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: