BerandaHits
Jumat, 3 Nov 2022 14:59

Cegah Iri Antar-Karyawan, Dalih Bos Waroeng SS Potong Gaji Penerima BSU Rp300 Ribu

Karyawan Waroeng SS yang menerima BSU akan dipotong gajinya selama dua bulan. (Shutterstock via Kumparan)

Dalam sebuah surat edaran managemen Waroeng Spesial Sambal (SS), karyawan yang menerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) akan dipotong gajinya selama bulan November dan Desember sebesar Rp300 ribu. Manajemen berdalih nggak pengin ada rasa iri antar-karyawan lantaran penyaluran BSU yang nggak merata.

Inibaru.id – Kabar kurang mengenakkan datang dari manajemen Waroeng Spesial Sambal (SS), Millens. Tersiar kabar bahwa pihak manajemen berencana memotong gaji karyawan periode November dan Desember 2022 untuk penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU). Adapun besaran potongannya adalah Rp300 ribu/bulan.

Untuk mengantisipasi kerugian para karyawan, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah melakukan langkah-langkah terkait kasus ini.

Kemnaker Minta Batalkan Potong Gaji Karyawan

Mengetahui kabar rencana pemotongan gaji yang nggak berdasar itu, Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi mengatakan per 1 November 2022 pihaknya sudah mengeluarkan surat dan diberikan kepada manajemen Waroeng SS untuk membatalkan rencana tersebut. Surat itu dikeluarkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Tanggal 1 November (2022) Pengawas Ketenagakerjaan sudah mengeluarkan nota pemeriksaan yang isinya untuk membatalkan rencana pemotongan BSU. Sudah (diberikan ke manajemen Waroeng SS)," kata Anwar kepada Detik, Rabu (2/11).

Rencana tersebut harus dibatalkan dalam 3 hari. Jika hingga hari ini (3 November) nggak ada kelanjutan, pimpinan perusahaan diundang untuk mendatangi Disnakertrans DIY.

"Kita beri waktu 3 hari, jadi besok Dirutnya diundang, yang ngundang Disnakertrans DIY, kita kan ada pengawas di Provinsi," imbuhnya.

Belum Bayar Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Waroeng SS menunggak pembayaran BPJAMSOSTEK sebesar Rp12 miliar. (Kompas/Ferganata Indra Riatmoko)

Mencuatnya kabar nggak sedap ini rupanya mengungkap fakta mengejutkan lain. Waroeng SS ternyata menunggak iuran BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) sejak April 2020. Iuran terakhir dibayarkan pada Maret 2020 yang berarti pihak managemen sudah belum membayar iuran BPJAMSOSTEK selama 30 bulan!

"Waroeng SS adalah pemberi kerja yang terdaftar kepesertaan (sentralisasi) di Yogyakarta. Iuran terakhir Maret 2020," kata Direktur Perencanaan Strategis dan TI BPJAMSOSTEK Pramudya Iriawan Buntoro.

Pramudya membeberkan total iuran BPJS Ketenagakerjaan yang ditunggak oleh Waroeng SS sekitar Rp 12 miliar. Jumlah ini berasal dari 1.871 pekerja yang didaftarkan.

"Rp 12 miliaran untuk all program JKK, JKM, JHT dan JP," jelasnya.

Alasan Potong Gaji Karyawan Penerima BSU

Kira-kira apa yang menyebabkan tempat makan aneka sambal yang punya cabang di luar negeri ini memotong gaji penerima BSU?

Direktur WSS Indonesia Yoyok Hery Wahyono mengungkapkan keputusan itu didasari karena manejemen nggak pengin ada yang iri karena bantuan pemerintah nggak didapat semua pegawai. Dalam surat itu, dijelaskan bahwa pegawai yang nggak setuju dengan kebijakan perusahaan dapat mengundurkan diri.

"Sebagian dapat, sebagian tidak, malah jadi tidak rukun mereka, akan jadi polemik, September 2021 pernah terjadi seperti ini. Panjang sekali penjelasannya, kalau pun harus sampai di meja hijau akan saya jelaskan di sana," bebernya.

Sebagaimana yang viral di media sosial, ada rencana pemotongan gaji sebesar Rp300ribu bagi karyawan penerima BSU selama dua periode yaitu November dan Desember 2022. Cnbc Indonesia (30/10) menulis, surat tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur WSS Yoyok Hery Wahyono.

Hm, kalau menurutmu, pemotongan gaji untuk mencegah rasa iri di antara para karyawan etis nggak sih, Millens? Kalau jadi pimpinan Warung SS apa yang akan kamu lakukan untuk perselisihan karyawan? (Siti Zumrokhatun/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: