BerandaHits
Kamis, 11 Nov 2020 10:10

Bikin Geger, Pohon Menangis di Sleman Jadi Objek Wisata Dadakan

Penampakan pohon menangis. (YogyaPos)

Di Sleman muncul fenomena aneh menggemparkan. Pohon berjenis weru mengeluarkan air seperti gerimis dan membuat basah jalanan. Alhasil peristiwa tersebut memantik penasaran banyak orang dan jadi wisata dadakan.<br>

Inibaru.id - Di Sleman, DIY, ada pohon menangis. Fenomena ini terjadi di Jetis, Motorejo, Tempel, Sleman. Sebuah pohon jenis Weru dengan diameter sekitar 20 centimeter mengeluarkan air seperti menangis. Peristiwa itu langsung ramai diperbincangkan oleh publik.

Karena ramai itu pula, kini tiap malam warga ramai berdatangan ke lokasi pohon setinggi 8 meter yang terletak di selatan kampung tersebut. Alhasil, pohon ini menjelma menjadi objek wisata dadakan bagi orang-orang yang penasaran melihatnya.

Joko Daryanto alias Jliteng (40) salah seorang warga Jetis mengatakan, awalnya dia hanya mendengar obrolan dari tetangga. Karena penasaran, Joko menyempatkan diri ke lokasi pohon itu di malam hari.

“Ternyata benar, air yang turun (bahkan) seperti air hujan. Cukup deras seperti gerimis, sampai-sampai bagian bawah pohon basah. Padahal jarak dua meter dari pohon ini tidak gerimis apalagi hujan, bahkan rumput yang tidak ada di bawah pohon juga kering,” kata Joko keheranan, Senin (9/11/2020).

Joko menambahkan kalau siang hari airnya nggak terlalu terlihat karena ada terik matahari atau angin. Nah, yang lebih jelas adalah pada malam hari. Orang-orang lalu menjulukinya dengan pohon gerimis atau menangis.

Peristiwa itu, secara nggak sengaja diketahui warga lainnya, Anto. Dia heran saat melihat permukaan jalan basah. Ternyata air itu berasal dari sebuah pohon.

“Airnya hanya turun di bawah pohon saja, sekitarnya tidak. Ada warga yang mengaitkan ini dengan fenomena alam biasa. Namun ada juga yang menghubungkannya dengan hal-hal berbau mistis,” kata Anto.

Kira-kira apa penjelasan ilmiah pohon menangis ini ya, Millens? (IB28/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Cantiknya Pemandangan Pantai Dasun Lasem, Kabupaten Rembang

3 Mar 2026

Saat Takjil War, Waspada dengan Sejumlah Pembungkus Takjil Nggak Sehat Ini

3 Mar 2026

OTT Edisi Ramadan, KPK Bawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta

3 Mar 2026

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jemaah Maiyah yang Lantang Kritik Program MBG

3 Mar 2026

Tren 'Grading Card', Autentifikasi Kartu Koleksi agar Nilai Jual Lebih Tinggi

3 Mar 2026

Mulai Maret Ini, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Main Medsos

3 Mar 2026

Kartu Mebel Jepara, 'Tiket Emas' biar UKM Ukir Naik Kelas

3 Mar 2026

Sejuk dan Alami, Begini Keindahan Air Terjun Kyai Buku Jepara

4 Mar 2026

Sepanjang 2025, Uang Hilang Setara Rp355 Miliar di Jepang Kembali ke Pemiliknya

4 Mar 2026

Opsi 'Sekolah Swasta Gratis' Akan Terintegrasi dengan SPMB 2026 di Kota Semarang

4 Mar 2026

Ponpes Raudhatul Qur'an; Cetak Ratusan Hafiz dengan Biaya Bulanan Murah Meriah

4 Mar 2026

Menguliti Asal Usul Nama Kurma

4 Mar 2026

Tragedi Cinta Mangir-Pembayun; Saat Asmara Jadi Senjata Penakluk Mataram

4 Mar 2026

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: