BerandaHits
Selasa, 26 Mei 2025 09:06

Ayam Goreng Widuran Bilang Non-halal; Bikin Kecewa karena Pelanggan Terkecoh

Spanduk lama Ayam Goreng Widuran, salah satu tempat kuliner legendaris Solo. (X/txtdrkuliner)

Eksis sejak 1973 dan mendapatkan banyak pelanggan, Ayam Goreng Widuran baru-baru ini mengungkap bahwa tempat makannya non-halal. Banyak orang yang merasa terkecoh akibat hal ini.

Inibaru.id – Kehebohan tentang kuliner legendaris Solo Ayam Goreng Widuran terus bergulir. Nggak hanya banyak pengulas di Google Review yang kecewa karena tempat makan ini baru mau mengungkap kalau tempat makan tersebut non-halal, rekan saya asli Solo, Galih Priambodo juga. Apalagi, sejak kecil, dia juga kerap diajak orang tuanya makan di sana.

Selain karena selama ini mengira tempat makan tersebut halal akibat kuliner andalan yang disediakan adalah daging ayam, Galih sangat yakin kalau dulu dia pernah melihat logo halal di spanduk depan tempat makan tersebut.

“Saya masih ingat kok dulu ada logo Halal di spanduknya, baik itu di Ruko Sudirman Square atau di Jalan Sutan Syahrir. Kalau dicek di Google Street View pada 2017 juga masih bisa kelihatan logonya,” ucapnya kepada saya pada Minggu (25/5/2025).

Meski tahu bahwa sebagai muslim, andai nggak sengaja mengonsumsi makanan nggak halal artinya nggak berdosa. Tetap saja, dia merasa dirugikan atas hal ini.

Spanduk Ayam Goreng Widuran dengan logo halal yang diambil pada 2017 lalu. (Google Street View)

“Nggak ada yang ngasih tahu juga. Padahal kalau makan dengan keluarga, ibu dan kakak saya kan kelihatan memakai jilbab dan kita pernah pesan kremes ayam goreng yang baru ketahuan sekarang kalau ternyata diolah dengan minyak babi. Kecewa banget, lah,” terang laki-laki yang kini bekerja di sebuah institusi pendidikan di Kota Semarang tersebut.

Pihak manajemen Ayam Goreng Widuran memang sudah meminta maaf terkait dengan hal ini dan berjanji akan membenahi semuanya. Salah satu langkahnya tentu saja dengan memastikan adanya keterangan non-halal di tempat makannya agar orang yang datang nggak lagi terkecoh.

Namun, respons negatif warganet sudah kadung bermunculan, termasuk di media sosial X, khususnya di akun @txtdarikuliner dan juga di ulasan Google Maps.

Bahkan, di TikTok, seorang advokat bernama Komardin di akun @advokat_progresif sampai menilai tempat makan ini berpotensi melakukan pelanggaran terhadap UU Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Thun 2019 tentang Produk Halal.

“Kalau soal ajakan mengajukan tuntutan hukum sih saya nggak mau repot-repot sampai ke arah sana. Intinya saya kecewa karena baru tahu sekarang setelah lama jadi pelanggan, dan nggak akan datang ke sana lagi karena toh tempatnya sudah memastikan diri menyediakan kuliner non-halal, bukan?” ungkap Galih.

Yap, kini memang di depan toko Ayam Goreng Widuran sudah jelas terpampang tulisan non-halal yang berarti kaum muslim sebaiknya nggak datang ke sana. Cukup mengejutkan ya, mengingat tempat makan ini sudah jadi langganan banyak orang sejak lama. (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: