BerandaHits
Minggu, 3 Okt 2020 19:00

Api Abadi Mrapen Mati, Pemkab Grobogan Tawarkan 2 Opsi

Pemerintah Grobogan saat meninjau lokasi. (Suarabaru)

Api Abadi Mrapen diketahui padam sejak seminggu belakangan dan sedang diteliti penyebabnya oleh dinas terkait. Lalu, apa solusi yang ditawarkan Pemkab Grobogan agar Api Abadi Mrapen Kembali Menyala.

Inibaru.id – Siapa yang nggak kenal dengan Api Abadi Mrapen yang kerap menjadi sumber api obor event olahraga nasinal dan internasional ini? Berlokasi di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Grobogan, nyala api abadi tersebut diketahui padam untuk kali pertama dalam sejarah.

Kepala Desa Manggarmas Achmad Mufid yang membenarkan informasi tersebut.

“Sudah padam sepekan ini, dan belum menunjukkan tanda-tanda nyala api,” ungkap Mufid, yang juga menjelaskan bahwa nyala api abadi tersebut meredup secara bertahap.

Hal ini diperkirakan karena kandungan gas yang keluar kian berkurang. Sayangnya, nyala api benar-benar padam pada Jumat (25/9) lalu dan belum menunjukkan tanda-tanda menyala lagi hingga kini.

Mengetahui hal tersebut, Mufid mengaku telah melaporkannya pada pihak terkait dan langsung ditangani tim yang ditugaskan untuk memeriksa situs tersebut.

Apinya sering dimanfaatkan untuk obor event olahraga bergengsi. (Super Adventure)

Terkait hal ini, Kasi Energi di Dinas Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Wilayah Kendeng Selatan Sinung Sugeng Arianto mengaku masih mengecek padamnya api abadi tersebut

“Ini saya masih turun di lapangan. Masih kita teliti penyebabnya," ungkap Sinung.

Menurut pengecekan awal yang dilakukan pihaknya, Sinung mengaku nggak mencium bau gas dari Api Abadi Mrapen. Meski demikian, pihaknya masih akan melakukan penelitian lebih lanjut terkait fenomena tersebut.

Dia juga mencatat, sebelumnya sempat ada semburan air dan gas di galian sumur yang nggak jauh dari lokasi Api Abadi Mraren pada Sabtu (12/9).

Meski semburan tersebut berhasil dihentikan oleh warga, rembesan air dan gas masih ditemukan dari sumur tersebut.

“Keluarnya semburan gas ini belum bisa kita pastikan apakah berkaitan dengan padamnya api abadi atau tidak. Untuk menentukan ini, perlu dilakukan kajian lebih mendalam," jelasnya.

Sebelumnya nyala api diketahui meredup. (Solopos)

Kini, Pemkab Grobogan pun berencana menyalakan kembali Api Abadi Mrapen. Sinung menyarankan sejumlah saran, yang pertama yakni dengan mencari lokasi sumber gas baru di dekat lokasi api abadi, yang kemudian akan dialirkan ke lokasi Api Abadi Mrapen.

“Nanti akan kami sambungkan ke lokasi api abadi seperti pada 1990-an lalu, yang sempat berkurang aliran gasnya,” jelasnya pada Jumat (2/9).

Opsi kedua, yaitu dengan menutup semburan air dari pengeboran sumur yang sebelumnya ditengarai sebagai penyebab padamnya Api Abadi Mrapen. Namun, Sinung mengungkapkan, opsi ini perlu pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami lihat dulu apakah semburan air di dekat lokasi ada hubungannya apa tidak. Ini yang harus dipastikan,” paparnya.

Wah, semoga Api Abadi Mrapen segera menyala kembali ya, Millens! Atau, memang benar kata Noah? Tak ada yaaaang abaaaaaadiiii! Ha-ha. (Det/IB27/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: