BerandaHits
Selasa, 8 Feb 2021 11:35

Alasan Mengapa Mumi di Mesir Dikubur Bergelimang Emas

Mumi berlidah emas yang ditemukan beberaa waktu lalu. (Google)

Emas menjadi barang umum di mesir sehingga digunakan untuk berbagai keperluan termasuk penguburan mayat. Namun apa alasan mumi-mumi ini dikubur bersama berbagai benda yang terbuat dari emas?

Inibaru.id – Berbagai penemuan mumi di Mesir menunjukkan satu corak umum berupa keberadaan emas. Keberadaan emas dalam kuburan mumi ini berbeda-beda berdasarkan mayat yang diawetkan tersebut. Ada yang berua serpihan emas dari karangan bunga, ada pula yang berupa lidah emas yang ditempatkan di dalam mulut mumi.

Menurut Khaled Abo El Hamd, direktur jenderal bagian Alexandria dari Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir, keberadaan emas ini dapat menggambarkan pembuat dan pemiliknya.

“Menunjukkan keahlian tinggi dalam seni patung dan menggambarkan ciri-ciri pemiliknya,” kata Khaled.

Emas memang sering digunakan untuk menghiasi topeng pemakaman para penguasa, seperti di makam Raja Tutankhamun yang memerintah Mesir pada 1334–1324 SM atau selama Dinasti Firaun. Penggunaan emas juga bisa berupa pembungkus tangan dan jari orang mati.

Setidaknya pada 3.000 SM, makam dari Dinasti Pertama telah terdapat benda atau bagian dari benda yang terbuat dari emas. Sebagaimana ditulis oleh T.G.H. James, ahli Mesir Kuno dan kurator The British Museum, London dalam “Gold Technology in Ancient Egypt: Mastery of Metal Working Methods”, yang terbit dalam Gold Bulletin.

Di Mesir, emas bagaikan debu. (CNBC)

“Seorang penguasa asing, menulis kepada Raja Mesir, menyatakan keyakinannya bahwa emas sama seperti debu di Mesir,” tulis James.

Menurut para pengamat modern, Makam Tutankhamun menunjukkan bahwa Mesir menguasai pengolahan emas terlihat dari dominasi peralatan sang raja. Meski begitu, James mengungkakan bahwa jumlah emas yang digunakan hanyalah sebagian kecil saja karena benda-benda tesebut hanya disepuh dengan daun atau kertas emas.

Alasan Penggunaan Emas

Berdasarkan pengetahuan masyarakat Mesir Kuno, emas merupakan bahan logam yang memiliki kualitas kekal. Mereka biasanya mendapatkan emas dari aerah pegunungan yang terletak di antara Sungai Nil dan Laut Merah. Logam dari bagian utara, tengah, dan selatan daerah ini disebut Emas Koptos, Emas Wawat, dan Emas Kush.

Alasan emas digunakan untuk dikubur bersama mumi? (Hitekno)

Baru-baru ini, sebuah mumi di antara 16 kuburan batu yang ditemukan berusia 2.000 tahun di dekat Alexandria diketahui memiliki lidah emas. Mumi ini ditemukan oleh tim peneliti gabungan Mesir dan Dominika saat bekerja di Kuil Taposiris Magna, yang berada di pinggiran barat daya Alexandria, di pantai Mediterania Mesir.

“Makam itu berisi beberapa mumi yang tidak diawetkan dengan baik, tetapi memiliki jimat berdaun emas berbentuk lidah,” tulis pernyataan resmi Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir.

Lidah emas yang dikubur bersama mumi ini dimaksudkan untuk membantu almarhum berkomunikasi dengan Osiris dalam perjalanan menuju alam baka. Osiris adalah dewa kematian dan dunia bawah dalam kepercayaan Mesir Kuno.

Dua temuan mumi dari tim peneliti ini disebutkan memiliki ciri yang signifikan. Salah satunya memiliki dekorasi berlapis emas yang menggambarkan Osiris. Sementara satu mumi lainnya memakai mahkota yang dihiasi tanduk dan ular kobra di dahi. Di dadanya ada hiasan berlapis emas yang menggambarkan kalung, di mana menggantung kepala burung falkon, simbol Dewa Horus sang Dewa Langit.

Nah itulah penemuan mumi yang bergelimang emas serta alasan yang mendasarinya. (His/IB27/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: