BerandaHits
Rabu, 27 Mar 2018 13:10

Aksi Sweeping Terjadi Saat Demo Ojek Daring

Pengemudi ojek daring yang sedang melakukan aksi unjuk rasa (Okezone.com)

Dua pengemudi ojek daring kedapatan masih menarik penumpang. Padahal, sebelumnya sudah disepakati hari ini nggak boleh dilakukan. Pengemudi pun ditarik mendekati pendemo, lalu diteriaki: kampungan!

Inibaru.id – Ribuan pengemudi ojek daring melakukan aksi unjuk rasa di seberang Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (27/3). Para pengemudi ojek daring ini menuntut rasionalisasi tarif dan payung hukum yang bisa melindungi mereka dengan lebih baik.

CNN Indonesia, Selasa (27/3) menulis, aksi unjuk rasa yang diadakan di dekat kantor Radio Republik Indonesia (RRI) ini sempat mengalami kericuhan. Hal ini disebabkan oleh adanya pengemudi ojek daring yang kedapatan masih membawa penumpang. Padahal, hari ini para pengemudi ojek daring sudah sepakat nggak akan mencari penumpang.

Kericuhan ini terjadi menjelang tengah hari. Dua pengemudi ojek daring yang membawa penumpang dekat dengan posisi pendemo langsung ditarik dan diteriaki kata “kampungan”. Melihat kemungkinan akan terjadi kericuhan, anggota kepolisian yang sedang menjaga aksi unjuk rasa pun turun tangan dan mengamankan pengemudi ojek daring yang masih membawa penumpang tersebut.

Kawasan Jalan Medan Merdeka Barat dan sekitarnya terpantau sangat padat karena dipenuhi ribuan pengemudi ojek daring dari berbagai penyedia layanan. Para pendemo ini juga memarkir sepeda motornya di sepanjang jalan tersebut.

Sekitar lima orang perwakilan para pendemo ini telah diterima Istana untuk melakukan mediasi pada pukul 13.30 WIB. Awalnya, perwakilan pendemo ini akan ditemui Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko. Namun, Presiden Joko Widodo pada akhirnya menerima perwakilan pendemo untuk berbincang-bincang. 

Aksi unjuk rasa ini adalah kelanjutan dari aksi unjuk rasa dengan tuntutan yang sama yang dilakukan November 2017 lalu. Azas Tigor Nainggolan, pihak yang membantu advokasi para pengemudi ojek daring menyebutkan bahwa tuntutan para pengemudi disebabkan oleh penyedia aplikasi ojek daring yang hingga saat ini masih bisa mengubah tarif seenaknya. Bahkan, tarif ini sebenarnya masih tidak manusiawi bagi para pengemudi yang sudah bekerja keras seharian.

Semoga para pengemudi dan penyedia aplikasi berhasil menentukan keputusan yang terbaik, ya Millens. (AW/GIL)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Di Korea Selatan, Siswa Pelaku Bullying Dipersulit Masuk Universitas

19 Jan 2026

Melegenda di Muntilan, Begini Kelezatan Bubur Mbah Gamping

19 Jan 2026

Terdampak Banjir, Warga Wonorejo Mulai Mengeluh Gatal dan Demam

19 Jan 2026

Antisipasi Doomscrolling, Atur Batas Waktu Youtube Shorts Anak dengan Fitur Ini!

19 Jan 2026

Opsi Layanan Kesehatan 'Jemput Bola' untuk Warga Terdampak Banjir Wonorejo

19 Jan 2026

Bijak Kenalkan Gawai dan Media Sosial pada Anak

19 Jan 2026

Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK! Terkait Kasus Apa?

19 Jan 2026

Jalur Pekalongan-Sragi Tergenang, Sebagian Perjalanan KA Daop 4 Semarang Masih Dibatalkan

19 Jan 2026

Cantiknya Pemandangan Air Terjun Penawangan Srunggo di Bantul

20 Jan 2026

Cara Unik Menikmati Musim Dingin di Korea; Berkemah di Atas Es!

20 Jan 2026

Kunjungan Wisatawan ke Kota Semarang sepanjang 2025 Tunjukkan Tren Positif

20 Jan 2026

Belasan Kasus dalam Dua Tahun, Bagaimana Nasib Bayi yang Ditemukan di Semarang?

20 Jan 2026

Ratusan Perjalanan Batal karena Banjir Pekalongan, Stasiun Tawang Jadi Saksi Kekecewaan

20 Jan 2026

Viral 'Color Walking', Tren Jalan Kaki Receh yang Ampuh Bikin Mental Anti-Tumbang

20 Jan 2026

Nggak Suka Dengerin Musik? Bukan Aneh, Bisa Jadi Kamu Mengalami Hal Ini!

20 Jan 2026

Duh, Kata Menkes, Diperkirakan 28 Juta Warga Indonesia Punya Masalah Kejiwaan!

21 Jan 2026

Jika Perang Dunia III Pecah, Apakah Indonesia Akan Aman?

21 Jan 2026

Ki Sutikno; Dalang yang Tiada Putus Memantik Wayang Klithik Kudus

21 Jan 2026

Statistik Pernikahan Dini di Semarang; Turun, tapi Masih Mengkhawatirkan

21 Jan 2026

Kabar Gembira! Tanah Sitaan Koruptor Bakal Disulap Jadi Perumahan Rakyat

21 Jan 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: