BerandaHits
Senin, 25 Apr 2021 13:15

5 Jenis Bunga Pisang-pisangan dan Cara Merawatnya

Bunga pisang-pisangan bisa menjadi salah satu koleksi tanamanmu. (Floradanfauna)

Lupakan dulu janda bolong dan deretan tanaman hias mahal lainnya. Coba deh alihkan pandangan pada berbagai jenis bunga pisang-pisangan ini. Meski harganya nggak mahal-mahal amat, tanaman unik ini nggak akan gagal mempercantik rumahmu.

Inibaru.id - Salah satu tanaman hias yang bisa kamu tanam untuk mempercantik suasana rumah adalah bunga pisang-pisangan. Tanaman ini bisa tumbuh di dalam dan di luar rumah, Millens. Seperti namanya, tanaman hias ini menyerupai pohon pisang, terutama pada bentuk daunnya.

Bedanya, tanaman ini nggak berbuah dan ukurannya kecil. Lalu, apa saja jenis bunga pisang pisangan yang bisa kamu pilih?

5 Jenis Bunga Pisang-Pisangan

1. Calathea Lutea

Jenis pisang pisangan pertama yang akan kita bahas adalah calathea lutea. Jenis ini sangat populer karena digemari masyarakat. Nggak heran jika kamu mungkin pernah melihatnya di suatu hunian.

Calathea lutea. (Wikimedia Commons)

Bentuknya unik dengan daunnya hijau pekat, tangkainya sangat tropis karena berbentuk ramping panjang, dan tingginya bisa mencapai 3 meter. Meski menurut beberapa orang bunganya nggak cantik, tapi bagian ini cukup unik dengan lapisan lilin berwarna cokelat kemerahan.

Bentuk bunganya bulat kecil dan saling tumpang tindih. Hasilnya berupa susunan panjang berbentuk cerutu. Karena bentuknya ini, calathea lutea ini sering juga disebut Cerutu Kuba.

2. Heliconia

Heliconia. (Wikipedia Common)

Bunga pisang-pisangan hias berikutnya adalah Heloconia. Hal yang paling mencolok dari tanaman hias ini adalah bunga berwarna merah dengan variasi kuning.

Jika tumbuh dengan baik, tanaman ini akan mempunyai ukuran yang cukup tinggi dan menghasilkan bunga yang cantik. Dilihat sekilas, bunga itu seperti buah pisang karena tumbuh menggantung di antara daun-daun hijau. Tanaman ini bisa ditanam di dalam atau luar ruangan.

3. Pisang Kipas

Pisang kipas. (Creative Commons/Wouter hagens)

Seperti namanya, tanaman hias ini memiliki bentuk menyerupai kipas. Pisang kipas dapat ditanam di pot atau langsung pada tanah. Warna daunnya hijau besar dan dipercaya dapat mempercantik suasana hunian. Sebenarnya, pohon ini memiliki buah dan bunga, tapi sangat jarang bisa tumbuh.

Keunikan pisang kipas ada pada daunnya yang dapat menyimpan hingga 1 liter air. Karena itu, banyak traveler yang memanfaatkannya sebagai sumber air. Masuk akal deh kalau pohon ini disebut Traveler’s Tree.

4. Pisang Kana

Pisang kana. (Jasatukangtamandibogor)

Nggak seperti jenis lain, pisang kana memiliki ukuran daun yang relatif kecil. Selain kecil, perbedaan paling terlihat dari jenis bunga pisang-pisangan ini adalah warnanya. Pisang kana berwarna kombinasi hijau dan kuning pucat.

Warna ini pun membentuk garis-garis, sehingga tampak memesona. Lantaran bentuknya kecil, pisang kana sangat cocok ditanam pada pot. Kamu bisa meletakkannya di dalam atau di luar ruangan.

5. Blood Banana

Blood banana. (Azgargarden)

Bentuk tanaman pisang-pisangan blood banana sangat unik berkat bercak merah pada daunnya. Tanaman ini bakal bikin koleksi tanamanmu makin variatif. Tanaman ini juga disebut pisang merah Sumatera karena berasal dari Sumatera.

Perawatannya cukup mudah kok. Tempatkan di bawah sinar matahari langsung agar bercak merah lebih cerah. Selain itu, beri nutrisi tambahan seminggu sekali.

Yang Harus Diperhatikan

Kalau kamu pengin tanaman pisang yang buahnya nggak enak dimakan ini tumbuh maksimal, perawatannya perlu diperhatikan. Beberapa hal yang harus kamu catat adalah cahaya, air, pupuk, dan tanah.

Semua jenis pisang-pisangan akan tahan jika terkena sinar matahari yang banyak. Jadi, kamu nggak perlu khawatir dengan cuaca panas. Meski tahan panas, jangan lupa untuk menyiramnya secara rutin. Kalau kurang air, tepian daunnya akan kering kecokelatan. O ya, gunakan air hangat untuk menyiramnya ketika cuaca sangat dingin ya.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah tanah. Kalau kamu menanam pisang-pisangan pada pot, pilihlah tanah gambut dengan drainase yang baik. Terakhir adalah pupuk. Sebisa mungkin hindari pupuk cair karena nggak baik untuk tanaman hias ini. Kurangi takaran pupuk ketika musim dingin ya.

Bagaimana, siap mengoleksi bunga isang-pisangan, Millens? (99,CNN,Hai/IB21/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: