BerandaCOVID 19
Minggu, 27 Nov 2021 13:00

Varian Covid-19 Omicron dari Afrika, Bagaimana Indonesia Mencegahnya?

Sejumlah negara memblokir penerbangan dari negara-negara di selatan Afrika demi mencegah varian baru Covid-19 Omicron. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Dunia digegerkan dengan varian baru Covid-19 Omicron dari Afrika bagian selatan. Sejumlah negara memblokir penerbangan dan melarang warga dari negara-negara tersebut datang. Bagaimana dengan Indonesia?

Inibaru.id – Muncul varian baru Covid-19 bernama Omicron dari Afrika. Varian ini kabarnya berasal dari Bostwana, negara yang berbatasan dengan Afrika Selatan. Sejumlah negara seperti Inggris, Singapura, dan Jepang bahkan langsung melakukan pemblokiran penerbangan dari Afrika Selatan dan negara-negara tetangganya demi mencegah penularan ke negaranya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebenarnya masih mempelajari seperti apa varian baru Covid-19 ini. Hanya, mereka cukup mengkhawatirkannya karena mutasi virus ini disebut-sebut sangat berbeda dan sangat menular. Hal ini berarti, ada kemungkinan vaksin Covid-19 yang selama ini kita dapatkan bisa jadi nggak efektif mencegahnya.

Dilaporkan, varian Omicron ini sudah ditemukan di negara-negara lain di luar Afrika seperti Hong Kong dan Afrika. Hanya, menurut Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid pada Jumat (26/11), bisa jadi varian ini sudah menyebar lebih jauh di negara-negara lainnya namun belum terdeteksi.

Laporan terkini, Inggris, Jepang, serta Belanda bahkan sudah memblokir penerbangan yang berasal dari negara-negara di selatan Benua Hitam seperti Afrika Selatan, Namibia, Botswana, Zimbabwe, Eswatini, hingga Lesotho. Mozambik yang dekat dengan negara-negara tersebut juga masuk dalam daftar merah sejumlah negara seperti Singapura, Italia, hingga Israel.

Uni Eropa bahkan sudah merencanakan untuk menghentikan penerbangan dari seluruh negara yang ada di selatan Afrika. Republik Ceska juga sudah memberlakukan aturan melarang siapa saja yang berada di negara-negara dalam daftar merah Covid-19 selama lebih dari 12 jam per hari ini, Sabtu (27/11).

Terbaru, perwakilan dari Menteri Kesehatan Malaysia Aysha Ridzuan di akun Twitter @ayshardzn juga mengunggah cuitan yang isinya adalah Malaysia mulai melarang warga asing dari Botswana, Eswatini, Lesotho, Mozambique, Namibia, Afrika Selatan, dan Zimbabwe memasuki Negeri Jiran. Sebaliknya, warga Malaysia juga dilarang datang ke negara-negara tersebut. Bagi warga Malaysia yang pulang ke negaranya, bakal diminta untuk melakukan karantina selama 14 hari.

Sejumlah pihak menyarankan pemerintah juga ikut memblokir penerbangan dan melarang warga dari negara-negara Afrika bagian selatan masuk Indonesia. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Bagaimana dengan Indonesia?

Guru Besar Fakultas Kedokteran UI Tjandra Yogya Aditama menyebut varian yang juga disebut B.1.1.529 ini punya banyak mutasi sehingga mengkhawatirkan banyak pakar kesehatan. Di sisi lain, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PL) Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menyebut pemerintah terus mewaspadai varian baru ini dan bakal sebisa mungkin mencegahnya masuk ke Indonesia.

Selain itu, pemerintah juga bakal terus memantau berbagai kebijakan dan temuan dari WHO demi memastikan langkah-langkah terbaik untuk mencegah varian ini masuk ke Tanah Air.

“Tetap perkuat pintu masuk negara dengan memastikan ketentuan karantina dijalankan dengan benar oleh semua pihak,” tegas Siti Nadia, Jumat (26/11).

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad juga secara tegas meminta pemerintah segera menutup akses masuk warga dari negara-negara di selatan Afrika.

“Saya pikir, hal ini penting untuk dilakukan sebagai upaya tindakan pencegahan, mitigasi, dan melindungi rakyat Indonesia dari varian virus baru Covid-19,” tegas Dasco.

Kalau menurut kamu, perlukah Indonesia menutup akses penerbangan dari negara-negara yang terindikasi sudah ada varian baru Covid-19 dari Afrika, Millens? (Kom, Bbc, Rep, Det/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: