BerandaCOVID 19
Sabtu, 27 Agu 2021 11:26

PPKM Jawa Tengah Turun Level, Siapkah Sektor Pariwisata Buka Segel?

Suasana Kota Lama Semarang saat PPKM. (Inibaru/ Triawanda Tirta Adtya)

PPKM yang turun level membuat wacana buka segel pariwisata di Jawa Tengah diembuskan. Menanggapi hal ini, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menegaskan, dia dan tim masih masih membahas uji coba pembukaannya.

Inibaru.id - Setelah berbulan-bulan menunggu, PPKM di Jawa Tengah akhirnya bisa turun level. Dari sebelumnya Level 4, pembatasan diperlonggar hingga Level 3. Tentu saja hal ini menjadi angin segar untuk masyarakat dan pelaku bisnis di Jateng, nggak terkecuali sektor pariwisata.

Wacana membuka segel pariwisata pun mengemuka. Namun, agaknya Gubernur Jateng Ganjar Pranowo nggak pengin buru-buru tancap gas. Lelaki kelahiran Kabupaten Karanganyar 52 tahun silam ini menuturkan, aturan uji coba dan pembukaan tempat wisata sedang dibahas jajaran dinas pariwisata.

"Kami perlu menyelenggarakan rapat seluruh kepala dinas pariwisata," tegas Ganjar di Rumah Dinas Gubernur Puri Gedeh, Rabu (25/8/2021).

Politikus PDI-P tersebut menambahkan, nantinya pembukaan tempat wisata dilakukan bertahap, tentu saja ada pembatasan-pembatasan tertentu, sesuai aturan yang disepakati.

Ilustrasi: Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah.. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

"Kami berharap kepala dinas pariwisata di kota dan kabupaten menyiapkan uji coba terbatas," ujar Ganjar. "Seperti yang sudah dilakukan di Kendal; sekarang tinggal kami evaluasi."

Menurut suami dari Siti Atiqoh Supriyanti ini, ada beberapa lokawisata wisata yang memungkinkan untuk diuji coba, salah satunya tempat wisata yang terbuka. Di tempat terbuka, imbuhnya, lebih mudah menerapkan pembatasan pengunjung dan social distancing karena tempatnya luas.

"Setiap lokawisata wisata yang akan melakukan uji coba wajib melapor ke pemprov melalui dinas terkait agar ada assessment dan kontrol dalam pelaksanaannya," tandas Ganjar. (Triawanda Tirta Aditya/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: