BerandaCOVID 19
Jumat, 17 Des 2020 11:15

Pasar Tradisional di Semarang: Wajib Pakai Masker, tapi Sulit Jaga Jarak

Warga berjalan memakai masker di area pasar tradisional yang ada di pusat Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (16/12/2020). Hampir seluruh warga di sini disiplin pakai masker. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Pasar tradisional menjadi salah satu lokasi yang berpotensi menciptakan klaster Covid-19. Namun, demi perputaran ekonomi, aktivitas di tempat tersebut nggak mungkin dihentikan. Di Kota Semarang, pengunjung dan pedagang wajib mengenakan masker. Namun, sangat sulit menjaga jarak.<br>

Inibaru.id - Sudah menjadi rahasia umum kalau pasar tradisional punya potensi besar menjadi klaster Covid-19, nggak terkecuali di berbagai pasar yang ada di Kota Semarang. Pasar nggak mungkin ditutup lantaran menjadi ladang orang-orang mencari penghidupan.

Namun, pasar ibarat bom waktu di tengah pandemi, yang setiap saat bisa meledak dan menyebabkan klaster baru dengan penyebaran yang masif dan sulit di-tracing.

Upaya melindungi pedagang dan pengunjung memang telah dilakukan, antara lain dengan mencuci tangan dan mengenakan masker. Kendati demikian, anjuran hanyalah imbauan yang kadang diabaikan orang. Nggak sedikit yang begitu di dalam pasar mulai menurunkan masker ke dagu atau bahkan melepasnya.

Oya, satu lagi, sangat sulit untuk menjaga jarak saat kita berada di dalam pasar, apalagi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru yang agaknya bakal membikin pasar kian dipadati pengunjung. (Triawanda Tirta Aditya/E03)

Pedagang ikan memakai masker di area pasar tradisional yang ada di salah satu sudut di Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (16/12/2020). Pasar ini sempat menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Pedagang menurunkan masker ke area dagu di area pasar tradisional yang ada di pusat Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (16/12/2020). (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: