BerandaAdventurial
Kamis, 18 Des 2019 15:06

Yuk, Wisata Belanja plus Belajar Batik di Kampung Kemplong Wiradesa!

Kampung Batik di Pekalongan. (Liputan6)

Dengan proses pengerjaan yang lumayan rumit, wajar kalau batik dihargai mahal. Nggak percaya? Silakan mengikuti proses pembuatannya di Kampung Batik Kemplong Wiradesa!

Inibaru.id- Batik jadi salah satu warisan budaya asli Indonesia yang sudah diakui dunia. Dalam acara-acara resmi seperti kondangan, kalau kamu bingung pengin pakai apa, coba saja batik. Dijamin nggak bakal saltum!

Bicara tentang batik nggak lengkap rasanya kalau nggak menyebut Pekalongan yang dijuluki Kota Batik. Salah satu penghasil batik di Pekalongan berada di Kampung Batik Kemplong Wiradesa. Di sana, kamu nggak cuma bisa berbelanja, tapi juga sekaligus belajar membuat batik.

Kampung yang berada sekitar 10-15 kilometer dari pusat kota Kabupaten Pekalongan ini nggak bakal sulit kamu temukan, karena ada gerbang dengan tulisan cukup besar: Kampung Batik Wiradesa.

Warga kampung batik Kemplong Wiradesa banyak menggantungkan perekonomiannya dari produksi batik. (Gemahsumilir)<br>

Sepanjang jalan di kampung tersebut, menyaksikan kain batik yang tengah dijemur di depan rumah adalah hal lumrah. Hampir seluruh warga kampung ini memang memproduksi batik, lalu dijual di toko yang berada nggak jauh dari rumah.

Selain sebagai etalase, toko-toko itu biasanya juga berfungsi sebagai workshop. Jadi, selain berburu batik warna-warni, kamu juga bisa menyaksikan gimana proses selembar kain polos bisa menjadi batik bernilai jual.

Sebagian besar toko bakal dengan senang hati menunjukan proses pembuatan batik tulis, mulai dari menggambar motif, mewarnai kain, hingga menggores malam di kain memakai canting. Selain batik tulis, kamu juga sekaligus bisa menyaksikan proses pembuatan batik cap.

Pelbagai jenis batik tengah dijemur di dekat rumah. (Khairulleon)

Seperti kita tahu, Batik Pekalongan banyak terpengaruh budaya Tiongkok, India, Arab, dan Eropa. Pengaruh Belanda masuk sejak abad ke-19 oleh seorang pencinta batik keturunan campuran Belanda-Indonesia Van Zuylen dan istrinya yang tinggal di Pekalongan.

Nah, buat kamu yang pengin lebih mengenal batik di Pekalongan, nggak ada salahnya main ke tempat ini. Sehelai kain batik kombinasi cap dan tulis di sini dibanderol dengan harga Rp 150 ribu hingga Rp 1 juta. Masuk di kantonglah, apalagi kalau kamu pandai menawar! (MG25/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: