BerandaAdventurial
Rabu, 13 Nov 2018 10:47

Lebih Banyak Polusi, Ini Alasan Pantai Nggak Baik Dikunjungi Saat Musim Hujan

Pantai Bwanna di Pulau Sumba, NTT (Twitter/Ngabdul)

Pantai adalah salah satu tempat wisata yang menjadi idola wisatawan. Namun, mengunjungi pantai saat musim hujan rupanya nggak direkomendasikan karena air laut cenderung lebih keruh dan kaya akan polusi

Inibaru.id – Salah satu tempat wisata yang paling sering didatangi masyarakat adalah pantai. Apalagi Indonesia memiliki garis pantai terpanjang kedua sedunia sehingga masyarakat punya banyak pilihan pantai indah yang bisa dikunjungi. Namun, saat musim hujan tiba, pantai rupanya nggak direkomendasikan untuk dikunjungi, Millens.

Pantai biasanya nggak memiliki tempat berteduh yang cukup sehingga risiko kehujanan sangat tinggi. Nggak hanya itu, saat musim hujan, polusi dan bakteri yang ada pada air pantai lebih tinggi. Fakta ini diungkapkan Jon Devine, senior water attorney di Natural Resources Defense Council (NRDC).

“Saat badai besar, tidak semua air hujan diserap oleh tanah. Sebagian dari air ini masuk ke dalam aliran sungai yang penuh dengan sampah bakteri, lemak, minyak, dan lain-lain. Selain itu, tingkat polusi air laut juga akan meningkat sehingga mencemari air laut,” ungkap Devine seperti ditulis Dream.co.id, Jumat (1/4/2016).

Dampak ini bahkan jauh lebih serius jika di sekitar wilayah pantai terdapat pabrik. Kondisi ini bisa kamu temui di kota-kota besar di Indonesia.

“Saat air pantai sudah terkontaminasi limbah dan berbagai polusi, air ini bisa membahayakan kesehatan. Padahal, saat kita bermain-main di pantai, bisa jadi kita menelan air laut atau memiliki luka terbuka yang akhirnya membuat tubuh kita terpapar berbagai macam sumber penyakit. Kita pun akan lebih berisiko terkena flu perut, mata merah, disentri, atau bahkan hepatitis," imbuh Devine.

Namun, bila kamu terlanjur berlibur ke pantai saat musim hujan, Devine menyarankan untuk nggak berenang saat ataupu setelah hujan turun.

“Jangan bermain di pantai atau berenang setelah 24 jam usai hujan sedang atau 72 jam setelah hujan deras,” saran Devine.

Bila kau pengin berlibur saat musim hujan, coret dulu destinasi pantai dalam daftar tujuanmu. Cobalah ganti tujuan wisatamu ke tempat-tempat wisata yang bersifat indoor. Bagaimana? (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: