BerandaAdventurial
Sabtu, 23 Nov 2018 11:30

Butuh Relaksasi? Nge-camp di Hutan Pinus Kalipasang Bisa Jadi Pilihanmu

Camping di Hutan Pinus Kalipasang. (Inibaru.id/ Laras Puspita)

Berkemah memang bisa jadi cara penghilang penat bagi sebagian orang. Setelah menjalani rutinitas sehari-hari yang cukup menguras tenaga dan pikiran, menikmati alam dengan bermalam di hutan memang menjadi pilihan yang pas.

Inibaru.id – Kamu merasa jenuh dengan pekerjaan dan rutinitas sehari-hari? Pengin relaksasi? Camping bisa jadi alternatif untuk menenangkan pikiranmu, lo.

Di Jawa Tengah, ada banyak tempat yang bisa digunakan untuk berkemah. Mulai dari bukit, gunung, pantai, bahkan hutan. Nah, di Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang ada satu tempat yang cocok banget buat nge-camp. Namanya Pesona Wisata Alam Kalipasang atau biasa disebut Hutan Pinus Kalipasang.

Cocok untuk Relaksasi

Hutan Pinus Kalipasang ini memang cocok untuk kamu yang pengin nge-camp sembari relaksasi. Kamu bisa memejamkan mata dan berbaring di atas tikar. Suasana hutan yang sunyi dan kicauan burung-burung liar tentu akan menambah syahdu suasana alam. Udara yang segar dijamin bikin kamu makin relaks.

Panggung di Hutan Pinus Kalipasang yang Bisa Digunakan untuk Pentas Seni. (Inibaru.id/ Laras Puspita)

Panggung di Hutan Pinus Kalipasang yang Bisa Digunakan untuk Pentas Seni. (Inibaru.id/ Laras Puspita) 

Berada di ketinggian sekitar 1.500 mdpl membuat hawa dingin di hutan ini makin terasa. Sejuknya udara di area ini membuat pikiran jadi lebih segar. Tujuanmu untuk relaksasi pun akan mudah tercapai di tempat ini.

Fasilitas di Hutan Pinus Kalipasang ini juga lengkap, kok. Mulai dari toilet, musala, gazebo untuk bersantai, gardu pandang untuk menikmati pemandangan dari ketinggian, dan juga panggung untuk pentas seni pun tersedia di sini. Untuk konsumsi, kamu bebas memilih memasak sendiri atau disediakan oleh pengelola Hutan Pinus Kalipasang, tentunya dengan biaya yang disepakati, ya.

Nah, bagi kamu yang pengin berkemah di sini, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Hal pertama yang harus dilakukan, Millens. Pertama, mengurus izin tertulis ke Balai Taman Nasional Gunung Merbabu Boyolali, kemudian dilanjutkan ke Polsek Getasan dan Resort Kopeng. Selain itu, kamu juga dikenai biaya retribusi sebesar Rp 17.500 per orang. Biaya tersebut sudah termasuk tiket masuk, asuransi, air, kebersihan, dan juga keamanan. Biaya tersebut berlaku selama 2 hari 1 malam.

Lahan perkemahan di Hutan Pinus Kalipasang. (Inibaru.id/ Laras Puspita)

Lahan perkemahan di Hutan Pinus Kalipasang. (Inibaru.id/ Laras Puspita)

Nah, bagi kamu yang punya jadwal padat dan nggak sempat bermalam di sini, kamu bisa nge-camp tanpa harus bermalam, lo. Kamu bisa mendirikan tenda dan bermain musik atau sekadar duduk santai bersama teman-teman. Asyik, kan?

Wagi, Penanggung Jawab Hutan Pinus Kalipasang mengatakan hutan ini memiliki area perkemahan yang luas sehingga pengunjung bebas mendirikan tenda di area mana pun yang dikehendaki.

“Untuk camping bisa di atas, lahan sekitar 600 meter ini boleh ditempati di mana saja,” ujarnya.

Andre, salah seorang pengunjung asal Semarang mengaku senang bisa camping di hutan pinus ini.

“ (Saya) memang suka camping sih, dan di sini baru pertama kali. Adem sih ya tempatnya, bikin tenang, cocok buat liburan bareng keluarga juga,” terangnya.

Seru, kan? Yuk, rilekskan pikiranmu dengan nge-camp di sini! Eits, jangan lupa jaga kebersihan lingkungan ya. (Laras Puspita/E05)

Hutan Pinus Kalipasang

Alamat                   : Desa Batur, Getasan, Kabupaten Semarang

Jam Buka               : 08.00 – 17.30 WIB

Harga Tiket Masuk  : Rp 5.000 (plus asuransi Rp 1.000)

Biaya Camping       : Rp 17.500

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: