BerandaAdventurial
Minggu, 2 Nov 2019 09:02

Murah tapi Nggak Murahan, Berlibur ke Pantai Pemberian Raden Patah: Pantai Ngrenehan

Pantai Ngrenehan. (Kanaljogja)

Duduk santai sembari berswafoto di atas pasir putih pantai selatan yang berpadu kontras dengan lautan biru nan bersi, siapa yang nggak mendambakan liburan semacam itu? Apalagi kalau tiket masuknya murah!

Inibaru.id – Masyarakat Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, meyakini, Pantai Ngrenehan merupakan pemberian Raden Patah, penguasa sekaligus pendiri Kesultanan Demak.

Memang, nggak ada literatur yang menguatkannya, karena posisi Gunungkidul dengan wilayah kekuasaan Kesultanan Demak yang berada di pantai utara cukup jauh. Namun, sebagian masyarakat Desa Kanigoro meyakini, keahlian mencari ikan mereka ditularkan dari Raden Patah.

Keindahan Pantai Ngrenehan. (Mantai)

Entahlah, tapi yang pasti, pantai ini begitu indah. Letaknya menjorok ke daratan, membuat ombak di pantai cukup tenang. Kanan dan kiri pantai yang berupa perbukitan juga kian membuat Pantai Ngrenehan terlindung dari ombak besar.

Lantaran bukan pantai unggulan wisatawan, pantai ini cukup sepi pengunjung, kecuali saat ada ritual larung sesaji pada Bulan Sura. Padahal, dari segi keindahan, pantai tersebut nggak kalah menarik. Biaya masuknya pun terjangkau.

Betah berlama-lama di sini! (Jogjaempatroda)

Untuk memasuki kawasan wisata Pantai Ngenehan, kamu cukup membayar tiket sebesar Rp 5.000 per orang. Sementara, untuk tarif parkir berkisar antara Rp 2.000 hingga Rp 10 ribu per kendaraan.

Di tempat ini, kamu bisa berswafoto sepuasnya, lengkap dengan latar pasir putihnya yang indah dan laut birunya yang bersih. Kuy, mampir ke sini! (IB20/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Margin Kian Tipis, Banyak Seller Mulai Tinggalkan Marketplace

20 Mei 2026

SMA Negeri 1 Kemalang Resmi Berdiri, Anak Lereng Merapi Tak Perlu Sekolah Jauh Lagi

20 Mei 2026

Jateng Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Media Lokal di Era Digital

21 Mei 2026

Di Tengah Gempuran AI dan Buzzer, Media Lokal Diajak Kembali ke Jurnalisme Publik

22 Mei 2026

Jejak Panjang Pecel, Lotek, dan Gado-Gado: Saat Salad Nusantara Punya Cerita Peradaban

22 Mei 2026

BI Jateng Ingatkan Bahaya Penipuan Digital di Tengah Tren Transaksi QRIS

23 Mei 2026

Belajar dari Estonia, China, dan Singapura dalam Membangun Infrastruktur Digital

23 Mei 2026

Walkot Semarang Resmi Luncurkan LOFF 2026, Perkuat Ekosistem Perfilman Kreatif

24 Mei 2026

Peluang “Godzilla El Nino” 2026 di Indonesia Relatif Kecil, Ini Kata BRIN

25 Mei 2026

Jadi Wisudawan Terbaik UNRIYO, Pemuda Asal Semarang Ini Ingin Ciptakan Banyak Peluang Kerja

25 Mei 2026

Sebelum Nasi Mendominasi, Leluhur Kita Sudah Diversifikasi Pangan Sejak Dulu

26 Mei 2026

5 Tradisi Iduladha di Indonesia yang Unik, Sarat Makna, dan Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

28 Mei 2026

Congklak, Permainan Tradisional Tertua yang Kini Mulai Dilupakan

29 Mei 2026

Mengenal Thudong, Perjalanan Spiritual Para Biksu yang Selalu Mencuri Perhatian Saat Waisak

2 Jun 2026

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: