BerandaAdventurial
Jumat, 21 Jun 2018 10:59

Lokawisata Ini akan Mengubah Persepsi Seram Nusakambangan

Pantai Permisan (mirwans.com)

Mendapat julukan sebagai Alcatraz-nya Indonesia, Pulau Nusakambangan ternyata nggak seseram yang dibayangkan, lo. Di pulau milik Kementerian Hukum dan HAM itu, ada wisata tersembunyi yang sayang untuk dilewatkan.

Inibaru.id - Mendengar Nusakambangan, pikiran kita mungkin akan segera tertuju pada penjara di pulau terasing laiknya Alcatraz di San Francisco, AS, atau Azkaban dalam film Harry Potter. Pulau di Jawa Tengah bagian selatan itu memang dikenal sebagai Pulau Penjara. Namun, di balik "keangkeran" itu, Nusakambangan rupanya memiliki keindahan tersendiri.

Berada di lepas pantai Cilacap, pulau yang mempunyai penjara untuk kasus pidana berat sekaligus tempat eksekusi hukumuan mati itu memang terkesan seram dan sangar. Namun, pulau kecil itu juga memiliki tempat wisata yang menarik dan keren, lo. Seperti ditulis hipwee.com, Nusakambangan memiliki sejumlah tempat yang menarik untuk kamu kunjungi di sisa liburanmu ini. Apa saja?

  1. Pulau Permisan

Pantai Permisan. (bonoaksa.wordpress.com)

Menyajikan pemandangan pantai yang menawan di sebelah selatan pulau Nusakambangan, Pantai Permisan termasuk lokawisata pantai yang instagramabel banget. Pantai ini tergolong sepi dan biasa dikunjungi keluarga penjenguk narapidana (napi).

Yang menarik dari pantai ini adalah warna pasirnya yang bergradasi. Ada pasir putih dan hitam. Di antara bebatuan karang, kamu akan melihat air laut berwarna biru yang bersih dengan ombak yang berdebur kencang.

Di sana, kamu juga bisa melihat Monumen Pisau Komando, yaitu pisau komando raksasa yang tertancap di batu karang. Wajar saja, karena pantai ini biasa dijadikan lokasi pembaretan Kopassus.

  1. Pantai Karang Pandan

Pantai Karang Pandan. (manggaul.blogspot.com)

Berada di sebelah timur pulau, Pantai Karang Pandan memiliki pasir putih yang lembut. Sama seperti pantai Permisan yang jarang dijamah pengunjung, pantai ini juga menawarkan pemandangan yang indah menawan. Dari pantai tersebut kamu juga bisa melihat pulang karang di seberang, yakni Pulau Majethi.

Selain itu, Pantai Karang Pandan juga seringkali dijadikan tempat untuk melakukan larung sesaji. Untuk sampai ke pantai ini, kamu hanya perlu berjalan kaki selama 30 menit setelah menyeberang dari Teluk Penyu. Namun, jika enggan berjalan kaki, banyak warga lokal yang menawarkan jasa mengantar dengan harga tertentu.

  1. Benteng Karang Bolong

Benteng Karang Bolong. (Delapanmataangin.com)

Memiliki luas sekitar 6.000 meter persegi, Benteng Karang Bolong dibangun pada 1716 oleh Portugis sebagai garis pertahanan. Namun, akhirnya benteng tersebut berhasil dikuasai Belanda. Lokasinya nggak jauh dari Pantai Karang Pandan, tapi agak tersembunyi di balik hutan.

Sayang, benteng berbentuk huruf U ini agak tampak kurang terawat dengan tembok-tembok yang banyak ditumbuhi tanaman liar beserta akarnya.

  1. Goa Ratu

Goa Ratu (jalanwisata.id)

Goa Ratu. (jalanwisata.id)

Konon, gua ini merupakan induk dari beberapa gua yang berada di sekitar Nusakambangan. Di Goa Ratu, kamu dapat menikmati berbagai ornamen gua berupa stalaktit dan stalagmit yang cantik. Ada juga Batu Gondo Mayit, yang dipercaya akan mengeluarkan bau busuk seperti bangkai pada waktu-waktu tertentu.

Goa Ratu memiliki panjang sekitar empat kilometer. Di goa ini, kamu hanya bisa menelusuri hingga kedalaman sekitar 100 meter saja karena kadar okigen di dalam gua semakin sedikit di bawah kedalaman tersebut. 

Bagaimana, tertarik untuk menjelajahi Pulau Nusakambangan? Yuk, mumpung liburan belum berakhir! (IB05/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: