BerandaAdventurial
Jumat, 28 Nov 2024 11:10

Bunga Indah, Kuliner Lezat, dan Pemandangan Alam, Semua Ada di Alun-alun Bandungan!

Aneka bunga yang dijual di Pasar Bunga Bandungan. (X/lekesut)

Belakangan, banyak anak muda datang jauh-jauh dari Kota Semarang untuk menikmati pemandangan alam di Alun-alun Bandungan atau Pasar Bunga Bandungan di pagi hari.

Inibaru.id – Matahari masih sedikit malu-malu menampakkan cahayanya tatkala saya mengantarkan Tri menjual bunga mawar ke Pasar Bunga Bandungan yang berlokasi persis di bawah Alun-alun Bandungan, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang pada Minggu (24/11/2024). Tri tahu, harga bunga di akhir pekan jauh lebih rendah dibandingkan dengan harga saat hari Rabu atau Kamis. Tapi, dia perlu memetik bunga-bunga di ladangnya untuk me-refresh tanaman mawar di ladangnya. Dengan rutin melakukannya, pada Rabu atau Kamis berikutnya, dia bisa memanen bunga mawar yang berkualitas dalam jumlah banyak dan mendapatkan keuntungan.

Sembari menenteng dua senik (keranjang rotan) mawar di paha kiri dan kanan, Tri melihat sejumlah warga nongkrong di tingkat teratas Alun-alun Bandungan. Meski di lokasinya terpampang tulisan "dilarang parkir" cukup besar, nyatanya sepeda motor berjejeran di sana.

“Pantes banyak orang mampir, Gunung Merbabu, Telomoyo, dan Andong sedang kelihatan jelas. Rawa Peningnya juga berkabut, cantik banget,” ucap Tri di jok belakang sepeda motor.

Sesampainya di Pasar Bunga Bandungan, prediksi Tri benar adanya. Dia hanya mendapatkan Rp20 ribu untuk dua senik mawar yang dia panen sejak pukul 04.00 WIB tadi. Harga ini hanya seperempat atau seperlima harga yang bisa dia dapat untuk jumlah mawar yang sama jika dijual pada Rabu atau Kamis. Tapi, dia nggak begitu mempermasalahkannya.

Dia kemudian sibuk mengambil foto bunga-bunga cantik yang dijual di pasar yang sama. Maklum, di sana penjual nggak hanya melayani transaksi bunga-bunga mawar tabur yang dipakai untuk keperluan ziarah makam atau disuling. Ada bunga-bunga lain yang juga kerap diburu anak muda yang datang jauh-jauh dari Kota Semarang, salah satunya Anisa.

Pemandangan Gunung Merbabu dan Rawa Pening kala matahari terbit di Alun-alun Bandungan. (IG/Hermankurniawan23

“Saya aslinya Cilacap, tapi kuliah di Unnes. Kata teman-teman kalau pagi di sini seru bisa ngelihat banyak bunga cantik. Ini akhirnya saya beli satu buket kecil. Sambil foto-foto di sini juga. Ternyata memang beneran seru,” ucapnya dengan antusias tatkala mengobrol dengan Tri tentang aktivitas memanen mawar yang baru kali pertama dia dengar.

Sebelum datang ke Pasar Bunga Bandungan, Anisa dan tiga rekan lainnya berboncengan dua sepeda motor dan datang sejak waktu subuh dari area kampusnya. Sempat mampir sebentar di Alun-alun Bandungan untuk menikmati pemandangan Gunung Merbabu dan Rawa Pening, mereka segera beringsut ke Para Bunga karena di sanalah memang tujuan utama mereka.

“Setelah beli bunga dan foto-foto di sini, nanti akan cari sarapan di sekitar alun-alun. Belum nentuin sih mau makan apa soalnya ada nasi liwet, opor ayam, bubur, banyak banget. Kita mau jalan-jalan dulu di sini baru mutusin nanti,” seloroh Anisa yang mengaku terinspirasi melakukannya karena mendengar cerita teman-temannya yang sudah pernah melakukan hal serupa sebelumnya.

Yap, ternyata cukup banyak orang yang sengaja pagi-pagi buta datang ke Alun-Alun Bandungan untuk melakukan wisata sederhana dan murah meriah seperti Anisa. Wajar banget sih karena dalam waktu yang singkat, mereka bisa melihat pemandangan alam yang cantik, bunga-bunga yang indah, hingga wisata kuliner di suhu dingin Bandungan yang bikin nyaman.

Kamu sendiri, tertarik nggak untuk wisata pagi di Alun-Alun Bandungan sebagaimana yang dilakukan Anisa dan kawan-kawan, Millens? (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: