BerandaAdventurial
Rabu, 17 Sep 2019 16:00

Brrr, Air Terjun Setatah Batealit Memang <em>Nyegerin!</em>

Beberapa pengunjung sedang menikmati kesegaran Air Terjun Setatah Batealit Jepara. (Inibaru.id/ IsyahMaharas)

Kalau pas berkunjung ke Jepara, jangan cuma main di pantai ya. Cobalah berkunjung ke tempat lain seperti Air Terjun Setatah di Batealit. Meski bukan destinasi wisata yang diunggulkan, tapi banyak kok pengunjung yang jatuh cinta pada tempat ini.

Inibaru.id – Meski saya dibesarkan di Jepara, tapi belum sekali pun saya datang ke air terjun ini. Kata teman saya sih indah banget. Tapi saya nggak akan setuju kalau belum melihat dengan mata kepala sendiri. Akhirnya, saya putuskan datang. Biar makin seru, saya mengajak teman.

Aliran sungainya deras juga ya. (Inibaru.id/ Isyah Maharas)

Tempat wisata Air Terjun Setatah ini berlokasi di Desa Batealit, Kecamatan Batealit, Jepara. Jalan menuju ke sana memang beraspal tapi sayangnya agak sempit. Dilarang kebut-kebutan ya. Bahaya!

Oya, untuk menuju lokasi saya harus parkir jauh karena lokasinya yang nggak bisa dilalui kendaraan.

Setelah memarkirkan kendaraan, sekitar 200 meter saya berjalan menuju lokasi. Benar saja, untuk menuju ke sana saya harus melewati sawah. Yups, berjalan di tengah sawah dengan jalan setapak. Meskipun demikian jujur saya takjub dengan pemandangannya yang indah. Rumput hijau yang membentang di area persawahan tampak seperti permadani. Udara juga sejuk dan segar.

Keramaian lokasi Setatah Batealit. (Inibaru.id/ Isyah Maharas)

Setelah melewati sawah, saya harus membayar Rp 2 ribu untuk masuk. Mata saya langsung mengarah ke tebing setinggi 10 m yang mengucurkan air. Meski sudah lama nggak turun hujan di daerah ini, ternyata debit air masih lumayan. Kondisi sungai juga bersih bebas sampah.

Nggak heran kalau para pengunjung tergiur untuk nyemplung ke dalam air. Namun, ada juga yang sekadar berfoto. Selesai main air, kamu bisa mampir ke warung-warung kecil di sekitar air terjun. Eits, jangan lupa buang sampah bekas camilan atau minumanmu ke tempat sampah ya.

Meski belum dikelola secara apik, Air Terjun Setatah layak banget untuk dikunjungi. Kapan-kapan saya pasti datang lagi. Millens m au ikut? (Isyah M/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: