BerandaTradisinesia
Senin, 3 Nov 2019 16:14

Berperahu Mengantar Sesaji untuk Nyai Roro Kidul di Lepas Pantai Sadeng Yogyakarta

Melarung sesaji ke Pantai Sadeng. (Mwinduphotograph.blogspot)

Mensyukuri berkah dari lautan dilakukan masyarakat Desa Songbayu, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, dengan melarung sesaji melalui Pantai Sadeng menuju lepas pantai. Seperti apa prosesinya?

Inibaru.id – Rasa syukur masyarakat pesisir Jawa umumnya diwujudkan dalam melarung sesaji ke laut. Namun, prosesi antarwilayah nggak selalu sama, dengan wilayah pantai yang berbeda pula. Warga Desa Songbayu, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, menggelar semacam tradisi sedekah laut di Pantai Sadeng.

Laiknya tradisi sedekah laut, kamu bakal menyaksikan sesaji yang diarak warga setempat lalu dilarungkan ke laut. Kamu yang tertarik dengan tradisi ini nggak ada salahnya datang ke Pantai Sadeng saat prosesi berlangsung.

Jika kamu berangkat dari pusat Kota Wonosari, kamu perlu menempuh waktu lebih dari satu jam untuk sampai di sana. Sebelum acara dimulai, warga mempersiapkan sesajian yang berbentuk tumpeng.

Tumpeng-tumpeng ini kemudian dibawa ke tengah laut untuk dilarungkan. Nah, supaya makin meriah, para nelayan menghias perahu-perahu mereka. Inilah daya tarik sedekah laut Desa Songbayu yang sayang untuk dilewatkan.

Sesajen yang dibawa untuk dilarung ke Pantai Sadeng. (Mwinduphotograph.blogspot)

Perahu-perahu yang sudah dihias nggak hanya boleh dinaiki nelayan dan pemuka adat, lo. Nggak seperti prosesi sedekah bumi di Pantai Ngrenehan dan Pantai Baron, warga boleh ikut serta menyaksikan proses pelarungan.

Jika kamu takut dengan ombak laut selatan yang cukup besar, sebaiknya abadikan saja prosesi ini dari kejauhan ya. Ha-ha.

Sebagian orang meyakini sesajian yang sudah dilarungkan bisa membawa berkah. Nggak heran, mereka yang cukup memiliki nyali bakal berusaha mengambilnya.

Usai digelarnya sedekah laut, acara dilanjutkan dengan menampilkan kesenian musik tradisional dan wayang kulit. Nah, kamu yang suka nonton wayang jangan pulang dulu sebelum acaranya tuntas ya!

Oya, sedekah laut di desa ini biasanya digelar pada Bulan Sura. So, catat waktunya ya! (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: