BerandaTradisinesia
Minggu, 14 Jun 2025 09:06

Noyo Sentiko dan Perjuangan sang Panglima Gimbal dari Tanah Blora

Patung Noyo Sentiko alias Noyo Gimbal di Blora. (Radarblora/Yusuf)

Saking heroiknya kisah Noyo Sentiko alias Noyo Gimbal di Blora, ada dua monumen yang dibuat untuk mengenang jasa-jasanya, lo!

Inibaru.id - Sekitar 6 kilometer ke arah timur dari Alun-Alun Blora, Jawa Tengah tepatnya di Noyo Gimbal View, kamu bisa menemukan patung yang cukup keren. Warga setempat mengenalnya sebagai Noyo Sentiko, salah seorang panglima perang yang sangat disegani di Tanah Jawa.

Sosok yang juga dikenal dengan nama Noyo Gimbal ini bukan sekadar folklor atau ikon wisata biasa. Dia adalah tokoh nyata; panglima yang bersumpah nggak akan memotong rambutnya hingga mampu mengusir penjajah dari negeri yang dicintainya.

Nama aslinya adalah Noyo Sentiko, seorang bangsawan Lasem yang memihak kepada Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa (1825–1830). Dia bukan tokoh besar di buku sejarah sekolah. Namun, di Blora dan Rembang, namanya hidup di antara cerita rakyat dan kisah tutur para sesepuh desa.

Dia mengucap satu sumpah yang nggak lazim, yakni nggak akan memotong rambutnya sebelum Belanda hengkang dari Tanah Jawa. Sumpah itu digenggamnya erat-erat. Rambutnya dibiarkan tumbuh kusut, gimbal, dan liar, seiring dengan perjuangan sambil bergerilya selama bertahun-tahun, hingga berjuluk Noyo Gimbal.

Jenazah Noyo Gimbal Dibuang ke Laut

Patung Noyo Gimbal lain di Bangsri. (Google Street View)

Perlawanan paling besar yang dilakukan Noyo Gimbal dan pasukannya terjadi di Sawah Teledek, kawasan Desa Bangsri, Blora. Saat itu, pasukan Noyo Gimbal bentrok dengan tentara Belanda dalam pertempuran yang brutal. Tubuh-tubuh prajurit berserakan, darah menyatu dengan lumpur, dan nyawa melayang dalam diam.

Kalah kekuatan akibat pertempuran itu, Noyo Gimbal dan pasukannya tercerai-berai. Namun, Belanda tahu, menang di medan perang belumlah cukup. Agar menuai kemenangan mutlak, mereka harus menghapusnya dari sejarah.

Dengan tipu daya, dia ditangkap, disiksa, lalu diracun. Tubuhnya yang dulu berdiri tegak memimpin perlawanan, dimasukkan ke dalam tong dan dibuang ke laut di pesisir utara Rembang. Nggak ada makam atau pun batu nisan bagi jazadnya. Yang tersisa hanyalah ceritanya yang berakhir di lautan.

Namun, Belanda ternyata salah mengira tindakan ini akan meredupkan cerita heroiknya. Kisahnya terus menyebar dari mulut ke mulut, dan terus diceritakan hingga ke anak cucu. Karena itulah namanya melegenda hingga sekarang.

"Benar, cerita Noyo Gimbal terus dikenang hingga sekarang. Dia adalah pahlawan kebanggaan Blora dan Rembang," ungkap warga Bangsri bernama Nuryanto pada Jumat (13/6/2025).

Jejaknya pun diabadikan dalam bentuk patung sejak 1990-an. Bahkan, jumlah patungnya nggak cuma satu, melainkan dua. Salah satunya berupa patung setengah badan berukuran raksasa di Noyo Gimbal View yang kerap dikunjungi wisatawan.

Menarik banget ya kisah Noyo Sentiko alias Noyo Gimbal ini. Kalau mampir ke Blora, jangan lupa mengunjungi monumennya, ya, Millens. (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Jateng Media Summit 2026 Bahas Masa Depan Media Lokal di Era Digital

21 Mei 2026

Di Tengah Gempuran AI dan Buzzer, Media Lokal Diajak Kembali ke Jurnalisme Publik

22 Mei 2026

Jejak Panjang Pecel, Lotek, dan Gado-Gado: Saat Salad Nusantara Punya Cerita Peradaban

22 Mei 2026

BI Jateng Ingatkan Bahaya Penipuan Digital di Tengah Tren Transaksi QRIS

23 Mei 2026

Belajar dari Estonia, China, dan Singapura dalam Membangun Infrastruktur Digital

23 Mei 2026

Walkot Semarang Resmi Luncurkan LOFF 2026, Perkuat Ekosistem Perfilman Kreatif

24 Mei 2026

Peluang “Godzilla El Nino” 2026 di Indonesia Relatif Kecil, Ini Kata BRIN

25 Mei 2026

Jadi Wisudawan Terbaik UNRIYO, Pemuda Asal Semarang Ini Ingin Ciptakan Banyak Peluang Kerja

25 Mei 2026

Sebelum Nasi Mendominasi, Leluhur Kita Sudah Diversifikasi Pangan Sejak Dulu

26 Mei 2026

5 Tradisi Iduladha di Indonesia yang Unik, Sarat Makna, dan Jadi Daya Tarik Wisata Budaya

28 Mei 2026

Congklak, Permainan Tradisional Tertua yang Kini Mulai Dilupakan

29 Mei 2026

Mengenal Thudong, Perjalanan Spiritual Para Biksu yang Selalu Mencuri Perhatian Saat Waisak

2 Jun 2026

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: