BerandaTradisinesia
Kamis, 24 Agu 2022 09:51

Mengenang Keriuhan Gedung Djawa Hookokai di Hari Kemerdekaan Indonesia

Gedung Djawa Hookokai yang sekarang menjadi bagian dari kampus Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 berlokasi di Jalan Pemuda, Semarang. (Dok MPI/Ahmad Antoni)

Gedung Djawa Hookokai kini jadi bagian kampus Fakultas Hukum Untag Semarang. Dulu, di gedung ini kabar proklamasi kemerdekaan Indonesia disebar kali pertama di Kota Semarang.

Inibaru.id – Gedung Djawa Hoookokai sudah nggak lagi terlihat seperti bangunan lawas yang eksis sejak masa kemerdekaan Indonesia. Kini, bangunan yang berlokasi di Jalan Pemuda Nomor 70 tersebut masuk dalam bagian kampus Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang.

Tahukah kamu bahwa gedung tempat perkuliahan itu dulunya adalah gedung yang digunakan untuk mengabarkan Kemerdekaan Indonesia kali pertama di Semarang? Yuk simak kisahnya berikut ini!

Beberapa saat setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan Soekarno, kabar tentang kemerdekaan Indonesia menyebar. Yang kali pertama menyiarkannya adalah Kantor Berita Domei milik Jepang yang berlokasi di Pasar Baru Jakarta.

Adam Malik yang merupakan pimpinan kantor berita tersebut meminta R Soegiarin menyebarkannya lewat berita morse. Nah, berita ini ternyata sampai ke Kantor Berita Domei Semarang yang berlokasi di Jalan Pemuda Nomor 49, tepat di seberang Gedung Djawa Hookokai. Dulu, jalan tersebut dikenal dengan sebutan Bodjong.

Penerima berita tersebut adalah Markonis. Tapi, orang yang membawa kabar ini ke Gedung Djawa Hookokai adalah Sjarief Soelaiman. Dia sengaja datang ke bangunan yang merupakan gedung pertemuan masyarakat pribumi tersebut karena saat itu sedang berlangsung Rapat Komite Persiapan Indonesia Merdeka.

Suasana Semarang pada masa perang kemerdekaan. (Boombastis)

Wakil Residen Semarang Mr Wongsonegoro adalah pimpinan rapat tersebut. Dia menerima kabar terkait dengan kemerdekaan Indonesia. Bahkan, dia mendapatkan naskah proklamasi yang berasal dari Surat Kabar Sinar Baru yang berlokasi di Jalan Purwodinatan.

Awalnya Wongsonegoro nggak percaya dengan kabar kemerdekaan tersebut. Tapi, saat Sjarief Soelaiman dan rekan wartawan lain, MS Mintardjo memberikan penjelasan, dia akhirnya mau membacakan naskah proklamasi di lantai 2 Gedung Djawa Hookokai.

Hadirin yang ada di gedung tersebut dari berbagai daerah langsung berteriak bahagia menyambut kabar kemerdekaan Indonesia. Mereka juga langsung menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Saat menjelang salat Jumat, barulah naskah proklamasi tersebut dibawa ke Masjid Besar Kauman Semarang yang nggak jauh dari Jalan Pemuda. Kabar kemerdekaan kemudian disampaikan ke jemaah masjid yang sudah bersiap untuk salat.

Saat itu, siaran khutbah salat Jumat disiarkan oleh Radio Semarang Hoso Kyoku milik Jepang. Kabar tentang Indonesia merdeka pun akhirnya ikut tersebar oleh siaran radio tersebut. Jepang yang baru menyadarinya kemudian memutus siaran saat khutbah salat Jumat dilakukan.

Menarik ya cerita tentang sebuah gedung yang ternyata jadi saksi bisu kondisi Kota Semarang saat proklamasi kemerdekaan Indonesia baru saja disiarkan, Millens? (Ind/IB09/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: