BerandaTradisinesia
Selasa, 12 Sep 2022 09:00

Mengapa Selalu Ada Pintu Kanan dan Kiri di Warteg?

Pintu warteg yang selalu ada dua rupanya memiliki folosofi tersendiri. (Detik/Kadek)

Selalu ada pintu kanan dan kiri pada sebuah warung tegal alias warteg. Ada alasan khusus atau cuma kebetulan saja, ya?

Inibaru.id – Kamu pernah menyadari nggak mengapa di setiap warung tegal (warteg), pasti ada dua pintu? Pintu tersebut biasanya ada di sisi kiri dan kanan warteg yang mengapit jendela transparan berukuran besar. Ternyata, ada alasan mengapa selalu ada dua pintu di warteg, lo.

Dilansir dari Kumparan pada Jumat (8/9/2022), budayawan dari Tegal Bernama Yono Daryono menyebut keberadaan dua pintu pada warteg tersebut memiliki nilai filosofisnya sendiri.

“Biar rezekinya banyak,” ungkapnya.

Meski begitu, sebenarnya ada alasan lain yang lebih logis terkait dengan keberadaan dua pintu di warteg. Hal ini lebih terkait dengan arsitektur dan ukuran warteg yang biasanya kecil.

“Biar nggak padat, warteg kan rata-rata ukurannya kecil. Jadi biar keluar masuknya pelanggan mudah, disediakanlah dua pintu,” lanjut Yono.

Memang, dengan adanya dua pintu, pelanggan bisa memilih pintu mana yang sekiranya tidak dipenuhi pelanggan untuk keluar atau masuk. Warung pun terlihat lebih lega sehingga pelanggan nggak ragu untuk masuk ke dalam untuk memesan makanan.

Sesuai dengan filosofi yang dipercaya pengelola warteg, hal ini pun akan berdampak pada datangnya rezeki lebih banyak, bukan?

Fakta-Fakta Unik Warteg Lainnya

Terdapat sejumlah fakta unik lain dari warteg. (Media Indonesia/Pius Erlangga)

Selain selalu menyediakan dua pintu di bagian depan, ada fakta unik lainnya tentang warung makan yang menyediakan menu rumahan ini, lo. Yuk simak satu-satu!

1. Banyak yang mengadopsi nama bahari

Ke manapun kamu mencari warteg, pasti bakal menemukan warteg yang memberikan tambahan nama Bahari. Ternyata, hal ini dianggap merepresentasikan Kota Tegal, Millens.

“Istilah bahari bukan milik perorangan, jadi semua pemilik warteg bisa memakainya,” ucap Yono dikutip dari Kumparan, (12/1/2019).

Tegal dikenal sebagai wilayah yang dekat dengan pantai utara. Di sana, hasil laut juga melimpah. Oleh karena itulah, kata "bahari" dianggap identik dengan kota ini. Karena alasan yang sama pula, banyak warteg yang memiliki cat dinding berwarna biru, karena dianggap sama dengan warna air laut.

2. Di Tegal, namanya bukan warteg

Di Tegal, kamu nggak akan menemui istilah warteg melainkan warung nasi. (Resepkoki)

Sebuah fun fact, di kota asalnya, kamu malah nggak akan menemui warteg. Di sana, namanya adalah warung nasi.

“Soalnya, penyebutan warteg dari orang-orang luar Tegal. Kalau di Tegal ya jadi warung nasi biasa saja,” jelas Yono.

3. Ribuan orang merantau dari Tegal untuk membuka Warteg

Hampir di setiap kota di Indonesia selalu ada warteg. Itu artinya ada ribuan orang dari sejumlah desa di Tegal yang merantau demi membuka warteg di daerah lain. Desa-desa tempat para pengusaha warteg tersebut di antaranya Sidokaton, Krandon, Sidapurna, Cabawan, serta Desa Margadana.

Nah, kamu yang saban hari nggak pernah absen berkunjung ke warteg sudah tahu dengan fakta-fakta menarik ini, belum? Untuk mendapatkan fakta unik lainnya, mungkin kamu bisa menanyai langsung si penjualnya, Millens. (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: