BerandaTradisinesia
Jumat, 7 Mar 2024 18:21

Mengapa Hanya Ada 3 Ceret di Angkringan?

Hanya ada 3 ceret angkringan. Apa alasannya, ya? (Gudegbagong)

Kalau mampir ke angkringan, coba deh hitung berapa banyak ceret minuman di sana. Biasanya hanya ada 3 ceret di angkringan. Kok bisa ya jumlahnya pasti hanya segitu?

Inibaru.id – Kamu suka makan di angkringan, Millens? Kalau iya, coba deh hitung berapa banyak ceret yang diletakkan di atas tungku yang biasanya berlokasi nggak jauh dari tempat nasi kucing, satai, atau gorengan. Kepikiran nggak kalau biasanya hanya ada 3 ceret di angkringan mana pun yang kamu sambangi?

Angkringan memang bisa jadi tempat yang cocok bagimu yang pengin menghilangkan penat setelah beraktivitas seharian dan punya waktu luang untuk mencicipi minuman dan makanan berharga terjangkau sembari berbincang-bincang dengan teman, pacar, atau orang yang kebetulan juga makan di sana dan baru kamu kenal.

Tapi, kita nggak akan membahas angkringan dan fungsi sosialnya dalam masyarakat kita, ya, Millens. Kita balik lagi membahas soal mengapa hanya ada 3 ceret di angkringan. Padahal, bisa saja penjualnya membawa hanya satu, dua, atau bahkan empat. Ternyata, hal ini ada alasannya, lo.

Jadi begini, ceret minuman pertama biasanya dipakai untuk menyimpan air teh. Kamu tahu sendiri kan orang Indonesia hobi banget minum teh, apalagi setelah makan di tempat makan. Nah, teh ini bisa dijadikan es teh atau teh hangat sesuai dengan pesanan pembeli.

Setiap ceret minuman di angkringan punya fungsi yang berbeda. (happytour)

Ceret berikutnya adalah air jahe. Yap, kalau yang ini adalah minuman khasnya angkringan. Bagi pembeli yang datang malam-malam saat udara dingin, tentu bakal cocok untuk minum jahe anget atau susu jahe. Apalagi jika mereka juga datang sembari ngobrol dan berlama-lama di sana. Minuman jahe hangat tentu paling cocok jadi temannya, bukan?

Ceret terakhir dijadikan tempat untuk air putih. Biasanya sih, air putih ini dipakai sebagai campuran dari teh dan hangat yang dipesan pembeli. Alasannya, agar minumannya nggak terasa terlalu pekat. Selain itu, kalau ada yang pesan minuman lain seperti susu, kopi instan, atau jeruk hangat, bisa memakai air dari ceret ini, deh.

Lantas, kok ceret-ceret itu selalu ditempatkan berdekatan? Kalau yang ini sih agar tetap bisa hangat sehingga jika ada yang memesan teh hangat atau jahe hangat, nggak perlu memanaskan air lagi. Apalagi, tungku yang ada di angkringan juga terbatas sehingga tentu dengan menempatkannya di satu tempat, jadi lebih hemat, deh.

Kalau yang dipesan adalah minuman dingin seperti es teh misalnya, tinggal ditambahkan es batu saja sudah cukup. Oleh karena itulah, yang diutamakan adalah menjaga air pada ceret-ceret tersebut tetap dalam kondisi hangat.

Gimana, sudah tahu kan alasan mengapa hanya ada 3 ceret di angkringan, Millens? Omong-omong, kalau kamu biasanya pesan minuman apa nih kalau makan di sana? (Arie Widodo/e05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Filosofis Naga Jawa dalam Kosmologi Masyarakat Jawa Kuno

2 Jun 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

3 Jun 2026

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: