BerandaTradisinesia
Senin, 3 Jan 2021 19:00

Memaknai Cinta seperti Rahwana kepada Sinta: Setia dan Selalu Percaya

Rahwana dengan Sinta. Ketulusan cintalah yang menggerakkan Rahwana menculik istri dari Rama. (Wargaloka/Afgha Mulia)

Prabu Dasamuka atau yang juga dikenal sebagai Rahwana, Raja Alengka selalu dikenang sebagai penjahat dan Rama-lah pahlawannya. Semua orang mengutukinya dan memuji-muji Rama yang terlalu tampan. Ia memang biangnya angkara murka, tapi tunggu dulu. Ia juga seorang pencinta yang setia.

Inibaru.id - Seumur hidupnya, Rahwana hanya menyerahkan hati pada satu perempuan, Dewi Setyawati. Ketika pertapa cantik ini meninggal, Rahwana bersumpah untuk menemukan titisannya.

Sekian lama menunggu, rasa cinta di hati Rahwana nggak berkurang. Hingga akhirnya, ia bertemu titisan sang dewi dalam diri Sinta. Sayangnya, perempuan ini telah menjadi milik orang.

Bagi Rahwana, kesempatan untuk memiliki Sinta hanya sekali dan nggak boleh disia-siakan. Sinta pun diculik dan dibawa pulang ke Alengka. Selama tiga tahun disekap di dalam sangkar emas, Sinta diperlakukan bagai ratu oleh Rahwana.

Nggak pernah sekali pun ia memaksa Sinta untuk mengikuti kemauan Rahwana. Ia khawatir sang dewi bakal sakit hatinya. Jadi, raksasa berwajah sepuluh ini hanya menunggu. Rahwana sadar, cinta sejati nggak butuh paksaan. Ia yakin suatu saat Sinta bakal membalas cintanya walau entah kapan.

Cinta Rahwana Terbalas

Percaya nggak percaya, Rahwana mendatangi Sinta dengan beragam puisi. Suara yang biasanya menggelegar, diubah sehalus mungkin agar yang terkasihnya nggak takut. Langkah khas raksasa yang mengguncang bumi diperhalus agar nggak mengagetkan.

Ia hanya berdiri di depan pintu istana Sinta. Nggak pernah sekali pun melangkah lebih jauh lagi. Ia khawatir, Sinta nggak menghendakinya.

Bayangkan, itu dilakukan Rahwana setiap hari. Ia selalu meminta maaf kepada Sinta karena telah menculiknya. Namun, Sinta selalu menolak kedatangannya dengan kasar.

Melihat junjungannya teriris hatinya karena kata-kata kasar, para raksasi yang menjadi bodyguard Sinta sampai ikut menangis. Mereka nggak tega melihat rajanya menderita.

Makin lama, Sinta merasakan ketulusan Rahwana. Mungkin benar, jika apa yang dilakukan dari hati akan sampai ke hati.

Rahwana melawan Jatayu ketika menculik Sinta. (Twitter/@HinduGL)<br>

Cinta memang bisa mengubah sikap seseorang. Selama Sinta di Alengka, sang Dasamuka berubah menjadi baik dan murah senyum. Suasana kerajaan jadi penuh kedamaian.

Sebenarnya, Sinta mulai tergoda tapi ia nggak mau mengkhianati suaminya. Akan tetapi, apa yang membuat Rama begitu lama menjemputnya? Apakah cinta di hati Rama telah hilang?

“Duhai kasihku, kamulah satu-satunya wanita yang terpatri di tulang dan tercetak di jantung. Aku siap mati untukmu,” begitu kata Rahwana yang penuh harap kepada Sinta.

Sinta menjawab, "Jujur, aku sebenarnya juga mencintaimu. Kamu selalu memperlakukanku dengan baik. Tapi, aku juga tak mau menghianati cinta suamiku. Jika kamu mencintaiku, tolong relakanlah aku dan kembalikanlah aku kepada suamiku."

Mata Rahwana bersinar mendengar pengakuan Sinta. Inilah kata-kata yang ditunggunya sekian lama.

“Baik, jika itu maumu, sebagai ksatria, aku akan berduel satu lawan satu dengan Rama. Jika dia bisa mengalahkanku, aku akan mengembalikanmu kepadanya,” tegas Rahwana.

Hingga akhirnya, Rama datang ramai-ramai bersama tentara wanara dan Hanoman. Rahwana menyambut rivalnya dengan berkata, “Aku mencintai Sinta, Rama! Aku akan melakukan apa pun untuknya. Aku benar-benar mencintainya, bukan sepertimu yang menikahinya hanya karena berhasil memenangkan sayembara. Semua perbuatanku yang kau sebut ‘mengacau’ sebenarnya adalah usahaku dalam rangka mendapatkan kembali Sinta.”

Nasib Tragis Cinta Rahwana

Kalau mengikuti cerita Ramayana, kamu tentu tahu akhir hidup Rahwana. Ia mati di tangan Rama. Sinta sangat girang dan menghambur ke pelukan Rama. Tapi apa yang terjadi? Rama justru mencurigai Sinta telah dinodai.

Penjelasan Sinta nggak diterima begitu saja oleh Rama. Menurutnya, sangat nggak mungkin Rahwana hanya membiarkan Sinta selama bertahun-tahun. Untuk membuktikannya, Sinta masuk ke dalam bara api. Karena ia masih suci, api nggak membakarnya. Barulah Rama percaya.

Melihat pujaan hatinya kembali ke pelukan suaminya, sukma Rahwana menangis sejadi-jadinya. Kenapa bukan ia? Seandainya saja ia yang ikut sayembara di Kerajaan Mantili, pasti ia yang mendapatkan Sinta.

Ia tahu, kesaktian Rama masih kalah jauh di bawahnya. Ia juga menangisi Sinta yang justru lebih memilih laki-laki yang nggak mempercayainya. Padahal, bagi Rahwana, ternoda atau nggak, hatinya akan tetap jadi milik Sinta.

Rahwana menangisi takdirnya. Apa sebenarnya salah raksasa ini? Ia hanya menjalani takdir yang telah ditulis untuknya. Seperti apa pun Rahwana meratap, dunia kadung membencinya dan Sinta yang mencintainya tetap bersanding dengan Rama.

Duh, jadi sedih ya, Millens. Eh, kamu setuju nggak kalau Rahwana itu romantis banget? He (Int/IB21/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Riset CISDI: Satu Dekade Berlalu, Harga Rokok Tetap Murah, Reformasi Cukai Diperlukan

17 Apr 2026

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: