BerandaTradisinesia
Sabtu, 2 Agu 2019 15:32

Lewat Kesenian Kubrosiswo, Islam Menyebar di Magelang dan Sekitarnya

Kubrosiwo. (Mmdnews.wordpress)

Untuk menyebarkan agama Islam, kesenian digunakan sebagai salah satu caranya. Salah satunya dengan tradisi Kubrosiwo yang masih dimainkan hingga kini.

Inibaru.id – Sebagai penyebar Islam di Pulau Jawa, Wali Sanga menggunakan kesenian sebagai media untuk berdakwah. Nggak heran jika Sunan Geseng, salah satu murid Sunan Kalijaga, meniru metode mereka saat menyebarkan Islam di Magelang.

Menggunakan kesenian Kubrosiswo, Sunan Geseng akhirnya bisa menarik simpati masyarakat yang saat itu menganut agama Hindu dan Buddha.

Kubrosiswo berasal dari kata Kubro yang berarti besar dan Siswo yang berarti murid. Dari segi makna, Kubrosiswo dianggap sebagai pertunjukkan yang mempresentasikan kebesaran Tuhan. Kesenian ini juga dianggap sebagai bentuk nasihat supaya umat Islam bisa menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat.

O ya, Kubrosiswo biasanya dipertunjukan dengan durasi selama lima jam. Kendang, jedor, dan bedug menjadi instrumen yang digunakan untuk mengiringi kesenian ini.

Kubrosiwo. (Youtube)

Pada puncak acara, beberapa penari biasanya mengalami kesurupan. Para penari ini akan “disembuhkan” para pawang dengan cara memaksa hewan-hewan tertentu mendekati gong. Tujuannya tentu saja supaya “roh asing” yang memasuki tubuh para penari keluar.

Unik, kan? Kamu yang pengin menyaksikan serunya kesenian ini, sebaiknya datang saja ke Desa Candirejo.

Selain Kubrosiswo, desa ini juga biasanya menggelar kesenian lain seperti Jathilan. Supaya punya kenangan, jangan lupa rekam dengan gawai atau kameramu ya! Selamat bersenang-senang, Millens! (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: