BerandaTradisinesia
Sabtu, 5 Apr 2019 08:38

Awal Mula Kampung Pecinan di Pekalongan

Perayaan Grebeg Sudiro di Pekalongan. (Cintapekalongan)

Hampir tiap kota pesisir di Jawa memiliki kampung Pecinan, nggak terkecuali Pekalongan. Bukti kejayaan Bangsa Tionghoa dalam bentuk bangunan saat itu masih bisa kita amati meski semakin lama makin pudar tergerus zaman, berganti dengan bangunan modern.

Inibaru.id - Pekalongan menjadi kota yang penting dalam kegiatan berdagang para etnis Tionghoa di zaman dulu. Letaknya yang di pesisir strategis banget menjadi tempat bersandarnya kapal-kapal dagang bahkan sebagai tempat tinggal masyrakat Tionghoa kala itu.

Salah seorang yang menceritakan hal itu adalah Fa-Hien, seorang peziarah Tionghoa. Dia menyatakan bahwa di Ya-va (Jawa) ada umat Hindu. Dari laporan Fa-Hien itulah akhirnya Pemerintah Tionghoa menjalin hubungan kerja sama dengan Ya-va.

Kawasan Pecinan Pekalongan. (Tourism.pekalongankota)

Lalu, banyak pedagang Tionghoa yang singgah di Jawa, termasuk Pekalongan. Nggak begitu jelas kapan waktunya, tapi menurut naskah kuno Tiongkok Yitoung Techi diperkirakan sekitar abad ke-17.

Para pedagang Tionghoa tersebut, menurut M Huan (sekretaris Laksamana Ceng Ho), tinggal di Kampung Sampangan yang letaknya dekat dengan Sungai Kupang atau yang sekarang dikenal sebagai Sungai Loji. Nah, pemukiman di Kampung Sampangan inilah yang akhirnya berkembang menjadi Pecinan di Pekalongan. 

 

Sungai Kupang kala itu menjadi pangkalan pelabuhan dagang antarpulau. Kawasan itu dikenal dengan istilah “Pintu Dalem” yang juga menjadi pintu masuk ke Pecinan Pekalongan.

Pada masa kependudukan Belanda, gapura “Pintu Dalem” berada di pertigaan sebelum Gereja Santo Petrus. Di sana juga terdapat rumah klasik seorang Kapiten Tionghoa yang sampai sekarang masih berdiri bahkan menjadi sebuah hotel. 

Hotel Sidji, bekas rumah klasik seorang Kapiten Tionghoa di Pekalongan. (Nilatan.wordpress)

Lalu, di mana saja kita bisa menelusuri jejak-jejak kampung Pecinan Pekalongan? Selain ada di daerah Keplekan, baik Keplekan Kidul (Jalan Sultan Agung) dan Keplekan Lor (Jalan Hasanudin), pecinan juga ada di kawasan Kerimunan, yaitu Jalan Salak dan Jalan Manggis. Di kawasan itu masih ada beberapa bangunan bersejarah yang bisa kita saksikan nih, Millens.

Di Jalan Belimbing misalnya, ada rumah-rumah khas Tionghoa yang dibangun pada masa kolonial. Di sana juga terdapat sebuah klenteng.

Klenteng Pho An Thian yang berdampingan dengan Gereja Santo Petrus di Jalan Belimbing, Kota Pekalongan. (Discoverpekalongan)

Selain itu, ada sebuah bangunan yang disebut Gedung Gajah yaitu bangunan unik milik warga Tionghoa yang mempunyai taman luas.

Hm, menarik untuk dikulik! Kalau ada waktu cukup banyak di Kota Batik, nggak ada salahnya mengelilingi jejak kampung pecinan di Kota Pekalongan, lo. Pasti mengasyikkan! (IB20/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Tips Mendapatkan Spot Hanami untuk Melihat Bunga Sakura di Jepang

26 Mar 2026

Menilik Keindahan Puncak Gunung Mundri di Kecamatan Jepon, Blora

26 Mar 2026

Stevanus Ming, Juru Bahasa Isyarat yang Selalu Suarakan Teman-Teman Tuli

26 Mar 2026

Festival Balon Udara Kembaran, Daya Tarik Wonosobo Sepekan setelah Lebaran

26 Mar 2026

Raksasa Ritel Pangan Asia Disorot: Jago Jualan Daging, tapi Loyo Tekan Emisi Metana!

26 Mar 2026

Kunjungan Wisata Jateng Naik 5,25 Persen, Kota Lama Semarang Jadi Juara

26 Mar 2026

Mudik Lebaran, Me-refresh Pikiran

27 Mar 2026

Jika Memasang Dashcam Mobil, Apakah Aki Bisa Tekor?

27 Mar 2026

Kesederhanaan Mendiang Bos Djarum yang Terpatri di Dinding Kedai Tahu Pong Karangsaru Semarang

27 Mar 2026

Akhiri Libur Lebaran di Semarang dengan Rangkaian Mahakarya Goa Kreo dan Prosesi Sesaji Rewanda!

27 Mar 2026

Kemarau Panjang 2026; Saat Daratan Kering, Laut Indonesia Justru Panen Raya Ikan!

27 Mar 2026

Besok Gubernur Ahmad Luthfi Lepas Ribuan Perantau Balik Gratis ke Jakarta & Bandung

27 Mar 2026

Manisnya Kecap Kentjana Kebanggaan Kebumen

28 Mar 2026

Apa Saja yang Perlu Dipersiakan Traveler Muslim Sebelum Liburan ke Jepang?

28 Mar 2026

Hati-Hati, 56 Persen Konten Mental Health di Medsos Ternyata Ngawur!

28 Mar 2026

Balik Rantau Gratis Pemprov Jateng Panen Jempol

28 Mar 2026

Penyebab Tubuh Cepat Lelah saat Cuaca Panas

29 Mar 2026

Kuliner Malam Legendaris Yogyakarta; Bubur Pawon Mbah Sadiyo

29 Mar 2026

Waspada El Nino 'Godzilla'! Ini 7 Penyakit yang Mengintai saat Kemarau Panjang 2026

29 Mar 2026

Studi Temukan Kandungan Timbal pada Baju Fast Fashion Anak, Warna Cerah Paling Rawan

29 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: