BerandaTechno
Kamis, 15 Agu 2018 11:43

Penjualan Merosot Tajam, Samsung Bakal Tutup Pabrik di Tiongkok

Ilustrasi ponsel Samsung. (Reuters)

Samsung harus menutup salah satu pabriknya di Tianjin, Tiongkok lantaran penjualannya merosot tajam. Penurunan pangsa pasar Samsung di negara tersebut diakibatkan karena kalah saing dengan ponsel merek lain.

Inibaru.id – Samsung Electronics Co Ltd dikabarkan bakal menutup salah satu pabrik smartphone miliknya di Tiongkok. Penutupan ini dilakukan lantaran tingkat penjualan ponsel Samsung yang merosot tajam. Padahal, biaya tenaga kerja di negara tersebut semakin meningkat.

Penurunan jumlah penjualan ini terjadi karena pasar lebih memilih untuk membeli ponsel merek lain seperti Huawei dan Xiaomi. Selain harga yang jauh lebih murah dari Samsung, ponsel-ponsel tersebut juga memiliki fitur yang beragam.

Tempo.co, Selasa (14/8/2018), menulis lima tahun yang lalu, Samsung menguasai 20 persen pangsa pasar ponsel di Tiongkok. Namun, tahun ini pangsa pasar ponsel Samsul di Negara Tirai Bambu itu hanya tersisa satu persen.

Oleh karena itu, perusahaan terbesar di Korea Selatan ini memutuskan untuk menutup satu dari dua pabriknya di Tiongkok dan memfokuskan investasi ponselnya di Vietnam dan India. Di Tiongkok, Samsung memiliki dua pabrik yang bertempat di Tianjin dan Huizhou. Berdasarkan rencana, Samsung akan menghentikan operasinya di pabrik Tianjin pada 2018. Namun, pabrik milik Samsung yang berada di Huizhou akan tetap berjalan seperti biasa.

“Pasar smartphone secara keseluruhan mengalami kesulitan karena pertumbuhan melambat. Perusahaan telekomunikasi Tianjin Samsung Electronics bertujuan untuk fokus pada kegiatan meningkatkan daya saing dan efisiensi,” ujar Samsung dalam sebuah pernyataan kepada Reuters.

Berdasarkan Electronoc Times, pabrik Samsung di Tianjin telah memproduksi 36 juta ponsel per tahun dan pabrik Huizhou menghasilkan 72 juta unit per tahun. Sementara itu, dua pabrik di Vietnam jika digabungkan dapat menghasilkan 240 juta unit per tahun.

Persaingan di dunia elektronik memang semakin ketat ya, Millens. Semoga keputusan yang diambil Samsung membawa dampak positif pada tren ponsel di dunia. (IB13/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Kalender Aboge, Sistem Penanggalan Jawa-Islam yang Masih Bertahan hingga Kini

17 Jul 2026

OSC Award 2026 Umumkan 116 Penerima Beasiswa S1 Penuh, Pendaftar Tembus 7.600 Peserta

17 Jul 2026

Ragam Upacara Adat Jawa dari Kehamilan hingga Kematian, Sarat Makna dan Nilai Kehidupan

18 Jul 2026

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: